Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Kemenkeu Bakal Rombak Program PEN, Rizal Ramli: Ngatur Negara Kok Coba-coba?

RABU, 29 JULI 2020 | 00:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Keuangan bakal merombak desain stimulus dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang realisasi penyerapannya masih rendah serta belum optimal.

Ekonom senior, Rizal Ramli pun mengapresiasi rencana Kemenkeu tersebut.

"Bagus ngaku. Tapi ngatur negara kok dijadikan upaya coba-coba, experimental?" ujar Rizal di akun Twitter pribadinya, Selasa (29/7).


Menurutnya, hingga saat ini tidak terasa sedikitpun perbaikan kondisi ekonomi dengan program yang terkesan dilakukan tidak serius itu. Padahal, anggaran yang dialokasikan tidaklah sedikit.

"Pantas nyaris tidak ada dampaknya, walaupun biayanya naik terus!" pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu mengatakan saat ini pihaknya masih menyisir program mana yang masih mandek dan perlu didesain ulang atau bahkan diganti dengan yang baru.

"Kami sekarang sedang menyisir program mana yang kemungkinan besar tidak akan menggunakan anggarannya lalu kalau itu sudah diketahui akan kami ubah programnya, atau ganti dengan program yang sudah berjalan sehingga uang itu akan mengalir ke masyarakat," ujar Febrio.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya