Berita

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono/Net

Presisi

Polisi Utamakan Pencegahan Dan Edukasi Dalam Operasi Patuh

SENIN, 27 JULI 2020 | 12:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Cara penindakan operasi patuh yang digelar mulai 23 Juli sampai 6 Agustus 2020 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono mengurai bahwa nantinya petugas akan mengutamakan pencegahan dan edukasi. Penegakan hukum baru dilakukan apabila pengguna lalu lintas dipandang “bandel” tidak taat aturan.

Penegasan ini, menjawab keraguan sebagian masyarakat yang menganggap bahwa operasi ini hanya akan sia-sia. Dan justru membuat masyarakat takut saat mengetahui polantas akan menggelar operasi di jalan.


"Langkah-langkah represif penegakan hukum itu belakangan, terpenting kedisiplinan masyarakat yang utama. Orientasi kita operasi kemanusiaan dalam rangka adaptasi baru Covid-19," kata Istiono kepada wartawan, Senin (27/7).

Mantan Kapolda Bangka Belitung itu, memahami betul adanya adanya pro kontra, masukan dan kritikan yang menilai Operasi Patuh 2020 ini tidak memberikan dampak apapun terhadap upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas).

“Masukan atau kritikan merupakan cambuk bagi kami untuk bertindak dan berbuat lebih baik lagi ke depan", tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa operasi yang digelar Korlantas Polri tidak saja fokus pada penegakan hukum, tetapi juga upaya untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas masyarakat.

Untuk meningkatkan ketaatan masyarakat mematuhi aturan lalu lintas, menggelar operasi secara berkesinambungan semacam ini sangat perlu.

Kesadaran tertib berlalu lintas dan ketaatan masyarakat terhadap aturan akan terbangun dan meningkat bila penegakan hukum dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

Menurut Istiono, operasi yang digelar setiap tahun merupakan upaya untuk terus menerus mensosialisasikan secara masif ke semua lapisan masyarakat perlunya taat hukum dalam berlalu lintas.

Sehingga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan yang wajib dilakukan.

“Perlu kami ditegaskan kembali bahwa Operasi Patuh di tengah pandemik Covid-19, tidak saja pada penegakan hukum semata, tetapi tetap dan selalu memperhatikan dan mempertimbangkan segi kemanusiaan", pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya