Berita

Penggagas Rumah Siap Kerja, Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Kunci Sukses Branding Di Tengah Pandemik, Sandiaga: Harus Sentuh Otak, Hati Dan Perut

MINGGU, 26 JULI 2020 | 17:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rumah Siap Kerja berkolaborasi dengan Sandiaga Salahuddin Uno kembali mengadakan talkshow bertema 'Pulihkan Ibu Pertiwi: Product Branding in The Middle of Pandemic' secara daring, Sabtu (25/7).

Dalam acara yang menghadirkan Founder and President Director Binar Academy, Alamanda Shantika Santoso dan Digital Trainer for SMEs and Head Facilitator Kaizen Room, Aidil Wicaksono membahas tips dan trik untuk meningkatkan penjualan serta mengembangkan usaha di tengah pandemik Covid-19.

Menurut Alamanda, di masa sekarang penting merencanakan branding sebuah produk dengan mengetahui terlebih dahulu siapa target market dari produk yang akan dibangun, mengetahui tempat tinggal target, serta mengetahui kebutuhan target market.


“Pertama yang harus kita pelajari itu yang customer kita inginkan itu apa. Tapi yang paling penting dilakukan adalah mapping dulu siapa customer kita. Jadi, pertama kali define dulu siapa sih persona-persona yang mau kita targetkan?” jelas Alamanda dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/7).

Yang tidak kalah penting saat merencanakan branding adalah tujuan awal. Penting juga melakukan interaksi dengan customer guna merencanakan branding produk.

“Skill lain saat merencanakan branding produk kita adalah mau mendengar dan melihat kegelisahan atau kebutuhan. Kita harus mau tahu masalah yang mereka (target market) hadapi itu apa dan apakah kita memamg bisa menjadi solusi atas masalahnya mereka (target market),” sambut Aidil Wicaksono.

Di samping itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekaligus pengagas Rumah Siap Kerja, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, parameter keberhasilan saat merencanakan branding sebuah produk yakni bila produk sudah menyentuh tiga level, yaitu level rasio atau otak, level hati, dan level perut.

“Pada level rasio, orang bisa menjelaskan secara rasional kenapa kita membeli produk tersebut. The next level, semakin turun ke bawah yaitu orang beli produk kita karena ada rasa bahagia dan rasa superior saat menggunakan produk kita. Yang penting lagi adalah level perut yang berarti orang akan membeli produk kita engga pake mikir lagi. Yang terakhir ini yang paling susah,” urai Sandiaga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya