Berita

Politisi PDIP, Adian Napitupulu/RMOL

Politik

"Komisaris Titipan" Di BUMN Itu Lagu Lama Diputar Ulang Dan Potret Bobroknya Negara Mengelola Korporasi

MINGGU, 26 JULI 2020 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Adanya dugaan titipan dalam pengisian jabatan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang digulirkan politisi PDIP, Adian Napitupulu dinilai sebagai wujud bobroknya pengelolaan perusahaan plat merah di Tanah Air.

"Itu lagu lama yang diputar ulang. Pernyataan Adian tersebut mengindikasikan potret bobroknya negara mengelola korporasi plat merahnya, pantas saja sejumlah BUMN mengalami kerugian dan di ambang kebangkrutan," kata pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/7).

Andi mengatakan, sejatinya jika BUMN tersebut dikelola secara profesional dan merit sistem, maka keberadaannya bisa menjadi ‘dapur’ penerimaan kas negara. "Sehingga pemerintah tidak perlu lagi berfikir untuk menambah dan menambah utang luar negeri," jelasnya.


Tak hanya itu, pengelolaan manajemen yang profesional dan berintegritas juga tak akan memunculkan cerita kerugian dan tersangkutnya BUMN dalam kasus-kasus korupsi.

"Namun hal tersebut sulit terwujud karena sepertinya BUMN telah dijadikan tempat penampungan kerabat atau anggota tim sukses," sindir Andi Yusran.

Kontribusi BUMN juga sangat menentukan bila ke depan Indonesia ingin muncul sebagai satu kekuatan ekonomi dunia. "Untuk itu, saatnya presiden melakukan reformasi total di tubuh BUMN," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya