Berita

Ilustrasi uji coba anti-satelit di luar angkasa/Net

Dunia

Soroti Ancaman Rusia Dan China Di Luar Angkasa, Inggris Tingkatkan Kemampuan Pertahanan

MINGGU, 26 JULI 2020 | 08:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris akan meningkatkan kemampuan militernya, termasuk di ruang angkasa, untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh Rusia dan China dalam beberapa waktu terakhir.

Menteri Pertahanan Ben Wallace pada Sabtu malam (25/7) mengatakan, pihaknya akan meninjau kebijakan luar negeri, keamanan, dan pertahanan di tengah situasi saat ini.

Sebelumnya, pada Kamis (23/7), Inggris menyatakan keprihatinannya atas uji coba senjata anti-satelit Rusia di ruang angkasa yang mengancam keamanan.


"Minggu ini kita telah diingatkan akan ancaman Rusia terhadap keamanan nasional kita dengan uji provokatif proyektil seperti senjata dari satelit yang mengancam penggunaan ruang secara damai," tulis Wallace dalam surat kabar The Sunday Telegraph.

Ia juga mengatakan, China telah mengajukan ancaman dengan mengembangkan senjata ruang angkasa.

"China juga mengembangkan senjata ruang angkasa ofensif dan kedua negara meningkatkan kemampuan mereka. Perilaku seperti itu hanya menggarisbawahi pentingnya peninjauan yang dilakukan pemerintah (Inggris) saat ini," tambahnya.

Beberapa waktu terakhir, hubungan Inggris dengan Rusia dan China memang memburuk.

Ketegangan antara Inggris dan Rusia telah tinggi dalam beberapa pekan setelah London menargetkan Moskow dengan sanksi baru. Inggris menuding Rusia mencoba mencampuri pemilihan tahun lalu dan mengatakan Moskow telah mencoba untuk meretas penelitian vaksin Covid-19.

Inggris juga telah menciptakan hubungan permusuhan dengan China ketika UU keamanan nasional diberlakukan di Hong Kong. Inggris mengumumkan akan menangguhkan perjanjian ekstradisi dengan Hong Kong akibat UU tersebut.

Selain itu, Inggris juga menghapuskan Huawei Technologies dari proyek jaringan 5G-nya untuk 2027.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya