Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Net

Politik

Demokrat: Nadiem Makarim Pintar, Tapi Tidak Dibutuhkan

SABTU, 25 JULI 2020 | 10:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyatakan sikap untuk mundur dari Program Organisasi Penggerak (POP) Kemendikbud.

Alasan utamanya, POP Kemendikbud semakin menunjukkan ketidakjelasan. Terutama mengenai aspek akuntabilitas dan transparansi penetapan peserta POP.

Politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan (Mendikbud), Nadiem Makarim memang pintar, tadi tidak diperlukan untuk dunia pendidikan.


Dia pun menyarankan agar Nadiem Makarim sebaiknya mengundurkan diri, jangan tunggu direshuffle.

"Nadiem Makarim pintar. Tapi, tidak dibutuhkan. Sebaiknya mengundurkan diri, jangan tunggu dicopot," ujar Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat itu.

"Kepemimpinan yang lemah merugikan negara. Kecuali, kehormatan Anda terletak pada jabatan," tutup Syahrial Nasution menambahkan.

Sejumlah lembaga tidak jelas asal usulnya diduga turut mendapatkan gelontoran dana ratusan miliar dari POP Kemendikbud.

Ketua LP Ma'arif PBNU, Arifin Junaidi mengatakan, bukan hanya Sampoerna dan Tanoto saja, namun ada beberapa lembaga seperti ikatan keluarga alumni sebuah sekolah, hingga TK di sebuah kabupaten bisa mendapatkan dana miliaran.

Hal tersebut dikhawatirkan berpotensi terjadinya penyelewengan dana besar-besaran.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya