Berita

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Kata Hasto, Pengusungan Gibran Tanda PDIP Membuka Diri Bagi Orang Luar

JUMAT, 24 JULI 2020 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka yang memilih jalur politik cukup mengagetkan semua kalangan. Kini langkah itu kian jadi nyata setelah PDIP resmi memberi rekomendasi pada ayah dari Jan Ethes tersebut.

Bagi PDIP, pengusungan Gibran merupakan komitmen partai yang yang membuka diri untuk orang-orang dari dalam maupun dari luar atau melalui rekruitmen.

Begitu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka acara zoominar yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan bertajuk "Anak Muda Berpolitik Siapa Takut?" pada Jumat (24/7) sore.


"Mas Gibran sempat mengejutkan karena memilih jalur politik dan kemudian juga masuk di Kota Solo. Dan ini menunjukkan bagaimana PDIP membuka diri dalam kepemimpinan. Baik yang berasal dari dalam ataupun yang diperoleh melalui proses rekruitment," kata Hasto Kristiyanto.

Sebelum menyebut Gibran yang juga menjadi narasumber dalam zoominar tersebut, Hasto juga menyapa sejumlah narasumber lain, yakni I Made Kembang Hartawan yang maju pada Pilkada Jembrana dan juga Hanindito Himawan Pramana yang maju Pilkada Kediri. 

"Mas Made sejak usia 28 tahun, tepatnya dari ketua DPC dengan penuh kesabaran revolusioner, kemudian menjadi Wakil Bupati dan sekarang menjadi Calon Wakil Bupati Jembrana. Kemudian di Jawa Timur ada Mas Ditose sebagai calon bupati di Kabupaten Kediri," ucap Hasto menyapa para narasumber.

Lebih lanjut, Hasto mengajak generasi muda Indonesia untuk berpiki tentang politik secara luas. Politik, katanya, tidak hanya menyoal kekuasaan, tetapi juga ada politik ekonomi, ilmu pengetahuan teknologi, agar berdiri diatas kaki sendiri (berdikari).

"Kepada seluruh kaum muda Indonesia agar berpolitik itu luas, tidak hanya politik kekuasaan tetapi juga politik ekonomi, politik dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi menuju jalan berdikari dan lain sebagainya," demikian Hasto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya