Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Miliki Peran Vital, Pengamat: Sudah Tepat Presiden Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Komite Corona Dan PEN

JUMAT, 24 JULI 2020 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo menerbitkan Perpres 82/2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Presiden Jokowi mempercayakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin tim.

Pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Syafrizal Helmy menilai keputusan Presiden Jokowi menunjuk Airlangga Hartarto sudah tepat.

"Penunjukan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sudah tepat karena harus ada sinkronisasi dan sinergi antara pemutusan rantai penyebaran Covid-19 dengan pemulihan ekonomi," ujar Syafrizal dalam keterangannya, Jumat (24/7).


"Saya rasa Airlangga akan menjalankan tugasnya dimulai dari pemulihan ekonomi sesuai dengan kebijakan yang sudah dibuatnya selama pandemik," imbuhnya.

Menurutnya, Kemenko Perekonomian yang membawahi beberapa kementerian lebih responsif dalam menjawab tantangan dan tugas dalam komite tersebut.
Ditambah lagi, bantuan atau stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah sangat besar jadi sudah sepantasnya Airlangga Hartarto mengemban tugas tersebut.

"Saya melihat peran Airlangga saat pandemik sangat vital mulai dari memberikan stimulus ekonomi dan pemulihan ekonomi jadi tidak salah Pak Jokowi menunjuk Airlangga menjadi ketua komite karena akan ada harmonisasi dalam menjalankan tugasnya," jelasnya.

Syafrizal menambahkan, tugas komite yang harus diperhatikan adalah UMKM. Menurutnya, pemerintah dengan komite yang baru dibentuk harus kembali menghidupkan ekonomi rakyat seperti di pasar-pasar dan UMKM yang sudah masuk dalam kategori e-commerce.

"Penting bagi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memastikan UMKM hidup kembali karena sektor ini lah yang harus pertama ditolong," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya