Berita

Syahmirwan keluar dari gedung bundar kejaksaan agung/Ist

Hukum

Sidang Lanjutan Jiwasraya, Saksi JPU Bantah Beri Miliaran Rupiah Ke Syahmirwan

JUMAT, 24 JULI 2020 | 14:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dakwaa pemberian sejumlah fasilitas dan hadiah kepada mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan dibantah Komisaris Utama PT Pool Advista Asset Management (Pool Advista), Ronald Abednego Sebayang.

Hal itu disampaikan Ronald dalam kapasitas sebagai saksi di sidang lanjutan dugaan kasus korupsi Asuransi Jiwasraya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis malam (23/7). Pada sidang tersebut, 6 saksi dihadirkan JPU, termasuk 5 petinggi perusahaan manajer investasi.

Ronald mengatakan, pihaknya mengundang sejumlah karyawan Asuransi Jiwasraya secara resmi untuk mengikuti kegiatan di sejumlah daerah. Hal itu dilakukan sebagai program perusahaan yang juga diberikan kepada nasabah lain.


“Betul (program dari perusahaan). Kami ada invitasi, undangan (untuk nasabah),” jelasnya.

Ronald mengakui dalam program itu pihaknya pernah mengajak sejumlah karyawa Asuransi Jiwasraya untuk ke Hong Kong, khususnya mengunjungi Bursa Hang Seng. Namun saat itu terdakwa Syahmirwan tidak ikut.

Ronald juga menjelaskan terkait dakwaan menerima hadiah dalam bentuk paket permainan golf senilai Rp 100 juta untuk 5 orang di Lombok. Dijelaskan, dana tersebut diberikan dalam wujud fasilitas tiket pesawat, biaya hotel, transportasi dan biaya untuk makan yang diberikan Pool Avista dalam rangka market outlook, memberikan informasi kepada nasabah terkait perkembangan pasar modal.

Peserta program mendapatkan fasilitas 20 juta bukan dalam uang tunai, melainkan akomodasi perjalanan berupa tiket pesawat, biaya penginapan, biaya makan. Ia juga mengonfirmasikan pertanyaan penasihat hukum bahwa tak ada pemberian uang saku senilai Rp1-2 miliar.

“Tidak ada (uang saku)," tegasnya.

Jawaban serupa diberikan Ronald ketika ditanyai kuasa hukum terkait fasilitas rafting senilai Rp 70 juta di Kulon Progo yang diberikan kepada 7 orang. Dia mengatakan bahwa 7 orang tidak seluruhnya merupakan karyawan Asuransi Jiwasraya.

“Itu 7 orang itu bukan dari Jiwasraya aja, termasuk kami (Pool Advista) juga di sana. (Bentuknya) tiket pesawat, penginapan, rafting itu sendiri, transportasi, sewa mobil. (Uang saku) tidak, sebab semua sudah ada di sana,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya