Berita

Ilustras pengerjaan proyek MRT Jakarta/Net

Nusantara

Pengerjaan MRT Fase 2 Dimulai, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalin

JUMAT, 24 JULI 2020 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pekerjaan konstruksi Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 di Jalan MH Thamrin akan segera dimulai. Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta pun akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, pekerjaan MRT Fase 2 adalah menyambungkan dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia menuju Kota Tua yang akan dibagi menjadi 3 (tiga) segmen pekerjaan, yaitu segmen CP 201, CP 202, dan CP 203 2.

Dijelaskan Syafrin, untuk tahap awal konstruksi, akan dimulai di segmen CP 201 yaitu dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia sampai dengan Simpang Harmoni.


"Pekerjaan konstruksi di Jalan MH Thamrin di stage 1 dimulai dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia sampai Bundaran Air Mancur Monumen Nasional. Untuk menunjang kegiatan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai pentahapan pekerjaan," beber Syafrin melalui keterangannya, Jumat (24/7).

Untuk stage 1 ini pengerjaannya akan dimulai hari ini, Jumat (24/7) sampai dengan 30 November 2020. Selanjutnya pengerjaan pembuatan detour pelebaran Jalan MH Thamrin sisi di depan Gedung Sinarmas. Lalu pembuatan detour pelebaran Jalan MH Thamrin mulai dari depan Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sampai dengan Gedung Bank Indonesia (BI).

Kemudian, pembuatan detour pelebaran Jalan MH Thamrin sisi Barat, mulai dari depan Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sampai dengan Gedung Bank Indonesia (Bank BI) hingga Thamrin 10. Termasuk pembongkaran Halte Transjakarta Bank Indonesia (BI).

"Pembuatan Halte Transjakarta sementara, akan terjadi pengurangan satu lajur sepanjang area pekerjaan, tanggal 1-30 Desember 2020," kata Syafrin.

Sedangkan stage 2 pengerjaan mulai Maret 2021. Meliputi area pekerjaan menggunakan median tengah jalan dan jalur Transjakarta sepanjang area kerja. Untuk pelayanan Halte Transjakarta Bank Indonesia (BI) di sisi Timur Gedung Bank Indonesia (BI) untuk sementara dipindahkan ke Halte Wisma Mandiri.

"Jalur Transjakarta mix traffic dengan jalur reguler dan akan berpindah ke lajur paling kiri menyesuaikan lokasi halte sementara. Sedangkan, Detour pelebaran Jalan MH Thamrin sisi Barat dan Timur dapat digunakan untuk lalu lintas," ujarnya.

Untuk diketahui, Joint Venture Shimizu-Adhi Karya selaku pelaksana pekerjaan konstruksi MRT Fase 2 paket CP 201 (Stasiun Thamrin dan Stasiun Monumen Nasional) bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pekerjaan.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," pungkas Syafrin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya