Berita

Ketum DPP PKB, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Ingatkan Nadiem Makarim, Cak Imin: Jangan Pernah Lupakan Sejarah NU Dan Muhammadiyah

KAMIS, 23 JULI 2020 | 21:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peran Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara sangat penting. Kontribusi pendidikan dua organisasi massa Islam tersebut sebelum Indonesia merdeka.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar mengecam Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang coba-coba meninggalkan NU dan Muhammadiyah lewat kebijakan nyelenehnya.

Gus Ami - sapaan barunya- meminta Nadiem untuk tidak melupakan sejarah. Kata pria yang juga Wakil Ketua DPR RI ini, peran NU dan Muhammadiyah dalam perjalanan pendidikan bangsa sangatlah votal.


“Tadi saya protes kepada Mendikbud tolong jangan pernah melupakan sejarah peran NU dalam pendidikan dalam pencerdasan kehidupan masyarakat bangsa dan negara termasuk Muhammadiyah,” ujar Cak Imin saat pidato perayaan Harilahir  ke 22 tahun PKB, Kamis (23/7).

Pria yang karib disapa Cak Imin ini mengatakan, NU dan pesantren punya peran, yang luar biasa bagi bangsa Indonesia termasuk Muhammadiyah. Sehingga dia meminta agar Nadiem jangan pernah berpikir untuk tidak melibatkan NU dan Muhammadiyah dalam pendidikan.

“Jadi apapun kebijakannya jangan sampai pernah tidak melibatkan NU dan termasuk Muhammadiyah, kalau enggak kualat itu minimal kalau terjadi,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya