Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat menghadiri peluncuran aplikasi Jakarta Utara SEHAD/RMOL

Nusantara

Aplikasi Jakarta Utara SEHAD Resmi Meluncur, Anies: Mudah-mudahan Covid-19 Terkendali

KAMIS, 23 JULI 2020 | 16:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai persiapan menjalani adaptasi kebiasaan baru (AKB), Polres Metro Jakarta Utara meluncurkan aplikasi Jakarta Utara SEHAD (Semangat Hadapi Covid-19) di kantor Polres Jakarta Utara, Kamis (23/7).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang menghadiri peluncuran itu memberikan apresiasi dan menyambut baik terobosan tersebut.

"Jakarta ini pusatnya perekonomian, pusatnya kemajuan teknologi. Karena itu, sudah sepantasnya di tempat ini terjadi terobosan-terobosan di dalam pelayanan masyarakat," ujar Anies dalam sambutannya.


Adapun aplikasi yang dapat diunduh secara gratis melalui Google PlayStore tersebut berisi pemberitahuan hasil swab yang telah dijalani dan jadwal pelaksanaan swab selanjutnya.

Pun untuk mengetahui informasi status pasien, memberikan peringatan kepada pasien Covid-19 yang keluar dari zona isolasi dan terhubung dengan command center Polres Metro Jakarta Utara, serta layanan Self Assesment untuk memfasilitasi pengguna aplikasi jika memerlukan konsultasi dan keadaan darurat.

"Mari kita jaga sama-sama, karena di Jakarta Utara sekarang tempat yang kejadian cukup banyak. Dengan aplikasi ini, mudah-mudahan Jakarta Utara kita bisa mengendalikan lebih baik mereka yang warnanya merah ini," sambung Anies Baswedan.

Orang nomor satu di Jakarta itu pun menambahkan, aplikasi Jakarta Utara SEHAD akan disinkronisasikan dengan data yang terdapat dalam unit Jakarta Smart City.

Harapannya, kolaborasi ini dapat meningkatkan kemampuan testing, tracing, dan penjagaan bagi pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri.

"Mudah-mudahan dengan cara seperti ini, nanti Jakarta lulus ujian Covid-19. Karena kalau Covid-19 ini ujiannya bukan dilihat hari ini atau besok, ujiannya nanti dipantau oleh para penulis beberapa bulan dan beberapa tahun yang akan datang karena peristiwa seperti ini 100 tahun sekali," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya