Berita

Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta,

Politik

Beri Saran Kepada Presiden, Anis Matta: Saatnya Libatkan Lebih Banyak Ilmuwan

KAMIS, 23 JULI 2020 | 08:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Saat bersilaturahmi ke Istana Negara, rombongan petinggi Partai Gelombang Rakyat Indonesia tak memperkenalkan diri kepada Presiden Joko Widodo sebagai entitas baru di dunia perpolitikan Indonesia. Mereka juga coba memberi masukan kepada presiden terkait krisis yang melanda tanah air.

Dalam lawatannya ke istana tersebut, Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, menyampaikan beberapa saran kepada Presiden Jokowi perihal penanganan krisis akibat hantaman pandemik Covid-19.

Anis mengatakan, saat ini diperlukan sejumlah ilmuwan andal di Indonesia untuk bersama-sama menemukan dan membuat vaksin antivirus Covid-19.


“Saya menyampaikan kepada presiden bahwa sekarang waktunya melibatkan lebih banyak scientist. Karena, semua kebijakan negara sangat bertumpu pada rekomendasi mereka. Kebijakan negara harus punya basis scientifik,” ujar Anis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/7).

Menurutnya, jika pemerintah bisa menggandeng para ilmuwan maka masyarakat terhindar dari informasi yang tidak akurat dalam penanganan Covid-19 saat ini.

“Itu penting, untuk mencegah 'disinformasi' di tengah masyarakat. Sebab, di tengah konflik geopolitik global, sangat mungkin pandemik ini dijadikan sebagai peluru dalam operasi disinformasi,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya