Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto/Ist

Politik

Elektabilitas Prabowo Nyungsep, Pengamat: AHY Bisa Bawa Demokrat Masuk Tiga Besar, Gerindra Terdegradasi Ke Papan Tengah

RABU, 22 JULI 2020 | 04:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tren elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono cenderung cukup baik.

Dalam survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia, elektabilitas putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berada di angka 6,8 persen. Lebih tinggi dibanding Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dengan elektabilitas 3,6 persen dan Puan Maharani dengan elektabilitas 2 persen.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam mengatakan, tren positif AHY tersebut tentu akan berdampak positif pula bagi Partai Demokrat.


Terpilihnya AHY sebagai Ketum sempat belum menunjukkan dampak elektoral karena pasca Maret hingga Mei ia lebih fokus pada konsolidasi internal. Namun ketika AHY mulai 'reaching out' dan melakukan gerilya politik di luar Partai Demokrat terbukti efektif menghadirkan insentif elektoral untuk Demokrat.

“Tentu hal ini akan menambah kepercayaan diri partai pemenang Pemilu 2009 ini, sebagai satu-satunya partai yang saat ini berani melakukan regenerasi kepemimpinan sejak dini," kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/7).

Bahkan lebih jauh, AHY bisa saja kembali menempatkan Demokrat ke dalam jajaran tiga teratas.

"Kalau mampu mempertahankan optimisme kader, meningkatkan moral dan semangat pengurusnya, tidak menutup kemungkinan Demokrat akan kembali ke posisi 3 besar karena Gerindra berpotensi terdegradasi ke liga papan tengah," tandasnya.

Dalam survei Indikator Politik yang digelar 13-16 Juli 2020 terhadap 1.200 responden, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo teratas dengan keterpilihan sebesar 16,2 persen. Di urutan kedua ada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan keterpilihan 15 persen.

Di sisi lain, ada tren penurunan cukup drastis terhadap elektabilitas Ketum Gerindra, Prabowo Subianto yang berada di urutan ketiga dengan 10 persen.

Dalam survei pada bulan Februari lalu, elektabilitas Prabowo Subianto masih teratas denga persentase keterpilihan di angka 22,2 persen. Kemudian survei bulan Mei, keterpilihan terhadap mantan calon Presiden tahun 2019 lalu itu menurun di angka 14,1 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya