Berita

PT Asuransi Jiwasraya/Net

Politik

Pembentukan Nusantara Life, Pilihan Tepat Selamatkan Nasabah Jiwasraya

SELASA, 21 JULI 2020 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang mempersiapkan pembentukan Nusantara Life di bawah Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Hal tersebut sebagai bagian restrukturisasi polis Asuransi Jiwasraya.

Perusahaan ini rencanya menjadi skema untuk menyelamatkan nasabah PT Asuransi Jiwasraya yang tengah terjerat utang pembayaran klaim dari para nasabahnya.

Pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai, skema pembentukan Nusantara Life merupakan pilihan paling nyata untuk menyelamatkan dana nasabah Jiwasraya.


"Itu opsi yang paling visible saat ini di antara berbagai opsi atau skema penyelamatan Jiwasraya yang lain, misalnya menjual anak usaha Jiwasraya Putra dan aset recovery yang ditemukan Kejaksaan Agung," ujar Irvan dalam keterangannya, Selasa (21/7).

Dengan dipindahkannya pemegang polis Jiwasraya ke perusahaan asuransi baru Nusantara Life, Irfan menilai bisa mempercepat proses pembayaran dana polis yang sudah jatuh tempo.  

"Karena yang dipindahkan adalah portofolio nasabah Jiwasraya yang sudah direstrukturisasi, baik rescheduling dan redesign. Sehingga kolektibilitasnya lebih bagus dan sehat," katanya.

Agar lebih efektif, Irvan menyarankan pemerintah mengkategorikan nasabah Jiwasraya berdasarkan masing-masing klaster. Pisahkan nasabah yang membutuhkan pengembalian dana secepatnya dan mana yang masih bisa dicicil.

Selain itu, nasabah pemegang polis Jiwasraya Saving Plan juga harus realistis saat diajak bernegosiasi tentang penurunan tingkat bunga jadi sekitar 6-7 persen.

Pasalnya, bunga yang ditawarkan Jiwasraya tidak masuk akal dari awal.

"Soal bunga diturunkan mungkin saja (diterima nasabah) tergantung negosiasi karena bunga yang ditawarkan berlebihan. Mereka (nasabah) harus realistis bunga yang ditawarkan tidak masuk akal," jelasnya.

"Tapi, persoalan lain apakah simpanan pokoknya akan kembali? Inti dari semua itu adalah ketersediaan dana segar," pungkas Irvan.

Sebelumnya Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pemerintah dalam hal ini BUMN, akan membentuk perusahaan Nusantara Life yang nantinya akan berada di bawah holding asuransi, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).

"Kami yang pertama ingin mengusulkan pembentukan perusahaan baru di bawah Bahana, yaitu perusahaan asuransi baru yang kami namakan Nusantara Life," katanya saat rapat bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (7/7).

Setelah Nusantara Life terbentuk, maka Kementerian BUMN akan mengarahkan secara perlahan nasabah Jiwasraya untuk memindahkan polisnya kepada Nusantara Life.

Imbauan ini diberikan untuk nasabah pemegang polis tradisional maupun saving plan.

Negosiasi kepada pemegang polis Jiwasraya sendiri ditargetkan mulai pada Agustus 2020 secara terbuka. Namun, pemindahan polis dari Jiwasraya ke Nusantara Life menunggu suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah.

"Kami sudah mulai pembentukannya (Nusantara Life), tapi nanti pemindahannya di 2021 setelah PMN-nya masuk," ungkapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya