Berita

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron/Net

Politik

Setelah Hinca WA Erick Thohir, Demokrat Batal Layangkan Surat Keberatan Soal Dirut Inalum

SELASA, 21 JULI 2020 | 13:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat batal melayangkan surat keberatan kepada Menteri BUMN, Erick Thohir perihal sikap dinilai kurang sopan Dirut PT. Inalum, Oerias Petrus Moedak terhadap salah satu anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat, M. Natsir soal utang Inalum dalam akuisisi PT. Freeport dalam rapat kerja bersama Komisi VI.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/7).

Dia menambahkan DPR memiliki fungsi pengawasan terhadap eksekutif, sehingga menurutnya Natsir wajar menanyakan utang Inalum kepada Dirut Oerias dan tidak memperpanjang perkara tersebut.


"Tidak ada surat itu, itu kan hak pengawasan dari seluruh anggota DPR RI itu kan menjadi tugas penerimaan. Pak Nasir sudah mempertanyakan secara lisan, dan itu semestinya sebagai mitra harusnya memberikan respon, respon yang subtantif," ujar Herman.

Menurut anggota DPR ini, apa yang pertanyakan Natsir sudah sesuai dengan konteks fungsi pengawasan yang dimiliki DPR. Sehingga harus direspon oleh mitra kerja Komisi VI secara jelas melalui data dan fakta yang detil.

Dia menyarankan kepada Erick Thohir untuk dapat mengevaluasi anak buahnya dan jika dimungkinan dicopot dari jabatannya tersebut.

"Karena secara materi apa yang disampaikan oleh Pak Nasir bagus itu. Menurut saya justru eksekutif yang tidak memiliki etika di dalam rapat ya semestinya diganti sajalah oleh Pak Erick," katanya.

"Kita butuh para dirut yang memiliki kapasitas, integritas, kapabilitas dan terbuka kepada publik secara data harus diungkap ya," imbuhnya.

Kantor Berita Politik RMOL sebelumnya mendapatkan informasi bahwa anggota DPR Demokrat, Hinca Panjaitan telah menyampaikan keluhannya kepada Erick Thohir mengenai sikap dirut Inalum lewat pesan singkat whatsapp.

Saat dikonfirmasi secara langsung kepada Hinca Panjaitan, pihaknya belum memberikan respon mengenai adanya informasi lobi-lobi Demokrat dengan Erick Thohir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya