Berita

Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Presiden Donald Trump dari Partai Republik/Net

Dunia

Beli 50 Ribu Iklan Kampanye Di Seluruh Negeri, Trump Habiskan Rp 740 Miliar

SELASA, 21 JULI 2020 | 11:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai petahana, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak tanggung-tanggung menghabiskan dana kampanye yang luar biasa. Untuk bulan Juni saja, Trump dilaporkan sudah menghabiskan lebih dari 50 juta dolar AS atau setara dengan Rp 740 miliar (Rp 14.800/dolar AS).

Data yang dirilis Komisi Pemilihan Federal pada Senin (20/7) menunjukkan, dana kampanye Trump pada bulan Juni lebih besar dua kali lipat dari bulan sebelumnya.

Dengan begitu, pada akhir Juni, Trump dikabarkan memiliki 113 juta dolar AS atau Rp 1,67 triliun dana kampanye sisa dalam bentuk tunai.


Sementara itu, melansir Reuters, saingan Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden hanya menghabiskan 36,9 dolar AS atau setara dengan Rp 547 miliar pada bulan Juni. Dengan dana kampanye sisa di akhir bulan yaitu 108,9 dolar AS atau Rp 1,61 triliun dalam bentuk tunai.

Dana kampanye Trump diketahui sebagian besar disalurkan untuk iklan televisi. Trump membeli waktu tayang yang signifikan di seluruh negeri.

Sementara Biden hanya meluncurkan blitz iklan besar pertamanya pada paruh kedua Juni. Itu pun hanya menargetkan negara-negara bagian yang menjadi medan pertempuran seperti Pennsylvania dan Michigan.

Proyek Media Wesleyan dalam sebuah penelitian melacak pengeluarkan kampanye calon presiden AS. Hasilnya, antara 11 Mei hingga 28 Juni, Trump diketahui sudah membeli 50 ribu iklan di seluruh negeri, sedangkan Biden hanya membeli 3.100 iklan di periode yang sama.

Meski begitu, terlepas dari banyaknya dana yang telah dikeluarkan Trump untuk bisa menang, hasil jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan, Presiden AS ke-45 tersebut telah kehilangan kepercayaan publik, khususnya dalam penanganan pandemik Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya