Berita

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muaraenim Juarsah saat menerima audiensi Presidium Provinsi Sumselbar, di Ruang Rapat Bupati, Senin (20/7).

Nusantara

Muaraenim Dukung Pembentukan Provinsi Sumselbar, Asal...

SELASA, 21 JULI 2020 | 07:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dukungan  pada pembentukan provinsi baru, Sumatera Selatan Barat (Sumselbar) terus mengalir. Teranyar, Pemerintah Kabupaten Muaraenim menyatakan dukungan.

Namun dukungan tidak diberi begitu saja. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muaraenim Juarsah secara pribadi berharap daerahnya bisa jadi ibukota provinsi itu.

“Kita siap mendukung apa yang jadi rencana presidium pemekaran provinsi baru. Tapi kalau biso Muaraenim jadi ibukotanyo,” ujar Juarsah saat audiensi dengan Presidium Provinsi Sumselbar, di Ruang Rapat Bupati, Senin (20/7).


Pada prisnsipnya, apa saja yang menjadi kebutuhan untuk menjadikan provinsi baru ini, pihaknya siap mendukung.

“Masalah surat menyurat atau legal formal dan lain lain tinggal kita komunikasikan lebih intens,” tambahnya seraya menambahkan semuanya tetap menunggu hasil dari konsultan.

Ketua Presidium Sumselbar H Djazuli Kuris mengatakan, keinginan ini sudah lama direncanakan, namun baru saat ini bisa dimulai dan dijalankan.

“Ini berawal dari niat pendahulu kita Bapak Hasan Zein. Jadi ini menjadi tanggung jawab kami untuk melanjutkan,” ujarnya seperti dikutip Kantor Berita RMOL Sumsel.

Tujuan kunjungan tim presidium adalah meminta dukungan Bupati dan Ketua DPRD Muaraenim agar keinginan kita bersama ini bisa terealisasi.

“Selain ke Bupati dan Ketua DPRD, kita juga sudah membicarakan hal ini kepada mantan gubernur seperti, Ramli Hasanbasri, Rosihan Arsyad, Syahrial Oesman dan Alex Noerdin,” terang Djazuli.

Saat ini, lanjut Djazuli, presidium sudah berkomunikasi dengan 7 Kabupaten/kota termasuk Muaraenim mengenai rencana presidium.

Sebagai syarat pemekaran provinsi baru, harus ada minimal 6 Kabupaten/kota. Dalam presidium Sumselbar ini ada 8 Kabupaten/kita di Sumsel yang akan masuk dalam wilayah baru yakni, Pagaralam, Lahat, Empatlawang, Muaraenim, Linggau, Musirawas, Musirawas Utara, dan PALI.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya