Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an/Net

Politik

Parpol Pengusung Sama Kuat, Pemenang Pilkada Tangsel Tergantung Isu Yang Digoreng

SELASA, 21 JULI 2020 | 05:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai politik pengusung di pemilihan walikota (Pilwalkot) Tangerang Selatan harus berpikir ekstra untuk memenangkan jagoannya.

Sebab menurut analis politik yang juga Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, peta kekuatan koalisi di Pilwalkot Tangsel cenderung seimbang, di mana parpol besar terdistribusi merata dalam mencalonkan masing-masing kandidatnya.

"Dari jauh saya melihat terlalu seimbang komposisi koalisi di Tangsel," kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/7).


Beberapa parpol yang memiliki basis massa kuat di Banten menyebar. Gerindra memilih berkoalisi dengan PDIP. Kemudian PKS-Demokrat kemungkinan mengusung putri Wakil Presiden RI Maruf Amin, Siti Nur Azizah, serta Golkar mengusung incumbent Benyamin Davnie dan berpasangan dengan keponakan Ratu Atut Chosiyah, Pilar Saga.

Melihat komposisi kekuatan parpol pengusung tersebut, Ali Rif'an berpandangan kunci kemenangan akan ditentukan oleh isu yang dimainkan.

"Kalau di daerah, logistik memang menjadi dominan. Namun di kota seperti Tangsel itu isu. Siapa yang mampu menciptakan isu, mampu menciptakan persepsi yang baik ya itu yang menang," sambungnya.

Hal itu terjadi karena masyarakat di perkotaan bisa dengan mudah mengakses media. Saat disinggung mengenai isu yang bakal digulirkan, Ali Rif'an memprediksi ada dua yang bisa dimainkan para pelaku politik di Tangsel.

"Ada dua, dinasti politik berkenaan dengan orangnya Atut yang masuk dan juga anaknya Wakil Presiden. Satu lagi isu minoritas, Muhammad kan gandeng nonmuslim kan. Saya yakin itu akan menjadi isu utama," tegasnya.

"Jadi tergantung mana, masing-masing memainkan isu. Karena semua ada kelemahannya, jadi sasaran tembak lawan," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya