Berita

Ilustrasi PSBB/Net

Nusantara

Masyarakat Mulai Jenuh, Pemprov DKI Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar PSBB

SENIN, 20 JULI 2020 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta lebih tegas dalam menerapkan sanksi berupa denda terhadap pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi fase I.

"Berdasarkan pengalaman saya, masyarakat kita bisa patuh karena denda yang tinggi. Sanksinya harus lebih berat lagi, mau sanksi denda atau sanksi yang lain," ujar anggota DPRD DKI Jakarta Nova Paloh saat dihubungi wartawan, Senin (20/7).

Politisi Partai Nasdem ini menjelaskan, menurunnya kepatuhan masyakarat terhadap aturan PSBB bukan tanpa alasan.


Hal itu disebabkan karena menurutnya masyakarat sudah mulai bosan dan jenuh dengan kondisi yang saat ini dijalani.

Karenanya, Nova menyarankan agar Pemrov DKI dapat meramu aturan PSBB tersebut dengan berbagai inovasi sehingga mereka tetap mau mematuhi aturan.

"Kita harus ingatkan kembali Corona masih tinggi dan ini sudah sampai 16 ribuan. Sebelumnya penambahan 100an, ini lebih tinggi lagi bisa 300. Itu karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk disiplin," lanjutnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya