Berita

Pesawat pengintai RC-135W Rivet Joint/Net

Dunia

Pesawat Pengintai AS Terbang Di Langit Korea Selatan, Pantau Korea Utara?

SENIN, 20 JULI 2020 | 14:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah pesawat pengintai RC-135W Rivet Joint milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) terbang di atas langit Korea Selatan yang diduga untuk memantau Korea Utara.

Dilaporkan Yonhap, pesawat tersebut terlihat di atas langit Seoul pada Senin (20/7) sekitar pukul 10 pagi waktu setempat.

Seorang pelacak penerbangan mengatakan, pesawat tersebut memiliki misi yang jelas untuk mengawasi Pyongyang setelah pertemuan tertutup Partai Pekerja Korea (WPK).


Pada Sabtu (18/7), KCNA memuat, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un mengadakan rapat tertutup untuk membahas masalah-masalah utama keamanan. Di mana Pyongyang mengaku sedang mencari cara untuk memperkuat langkah pencegahan perang karena adanya potensi militer di Semananjung Korea.

Pengerahan pesawat pengintai oleh Washington adalah bagian dari operasi regulernya. Namun para ahli mengatakan, beberapa pesawat dibiarkan terlihat untuk memberikan tekanan pada Korea Utara.

Sementara itu, sumber-sumber militer Korea Selatan mengatakan Korea Utara tidak menunjukkan gerakan militer yang tidak biasa dalam beberapa pekan terakhir. Khususnya setelah Kim Jong Un membatalkan rencana aksi militer terhadap Korea Selatan pada bulan lalu.

Beberapa waktu terakhir, ketegangan di Semenanjung Korea telah meningkat. Pada Juni, Korea Utara dilaporkan telah meledakkan kantor penghubung yang berada di perbatasan Kaesong dan mengancam akan mengambil tindakan militer karena aksi para pembelot yang menyebarkan propaganda.

Selain itu, Korea Utara juga mengecam Buku Putih Pertahanan Jepang 2020 yang menganggap kekuatan nuklirnya sebagai ancaman perdamaian di kawasan. Pyongyang sendiri menuding Jepang berusaha untuk meningkatkan militer secara aktif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya