Berita

Ilustrasi Pilkada Serentak/Net

Politik

Waketum Demokrat: Pilkada 2020 Pertarungan Pendukung Pancasila 18 Agustus Dan Yang Diperas Ekasila, Rakyat Monitor!

SENIN, 20 JULI 2020 | 04:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak akhir tahun 2020 nanti diprediksi tak akan jauh-jauh dari pertarungan isu Pancasila yang belakangan memanas di publik.

Belakangan, publik memang kembali dipanaskan dengan perdebatan mengenai Pancasila berdasarkan konsensus 18 Agustus 1945 dan 1 Juni 1945 yang kini ditetapkan pemerintah sebagai hari lahir Pancasila.

Hal itu makin menjadi perbincangan usai adanya usulan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) berujung protes masyarakat hingga menggelar demo di depan Gedung DPR RI baru-baru ini.


Berdasarkan catatan redaksi, rapat pada 22 April menyebutkan PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, dan PPP mendukung RUU HIP untuk dibahas di tahap selanjutnya. Namun belakangan sejumlah parpol ramai-ramai menolak pembahasan RUU tersebut.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, isu Pancasila akan membelah kelompok politik dalam Pilkada nanti.

"Saya pikir, pertarungan sengit dalam Pilkada 2020 nanti berlangsung antara kelompok pendukung Pancasila, Dasar Negara, berdasarkan konsensus 18-08-1945 dan barisan pro-Pancasila yang diperas menjadi Ekasila berdasarkan Pidato Soekarno 1 Juni 1945," kata Benny K Harman di akun Twitternya, Minggu (19/7).

Oleh karena itu, anggota Komisi III DPR RI ini meminta agar publik mengawasi arus politik di masa Pilkada yang rencananya akan digelar bulan Desember mendatang.

"Siapa yang menang? Rakyat monitor!" tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya