Berita

Petugas kebersihan KRL kembalikan uang penumpang yang ia temukan di dalam gerbong kereta/Net

Politik

Petugas Kebersihan KRL Balikin Rp 500 Juta, Sandi Uno: Koruptor Harusnya Malu!

SENIN, 20 JULI 2020 | 01:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kejujuran seorang petugas kebersihan Kereta Rel Listrik (KRL), Mujenih yang mengembalikan uang Rp 500 juta temuannya kepada sang pemilik mendapat perhatian dari mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandi bangga dengan sikap Mujenih. Sebab di tengah pandemik seperti ini, ada kemungkinan besar uang itu tidak kembali kepada pemiliknya. Namun, Mujenih membuktikan bahwa masih ada yang jujur dengan tidak mengambil yang bukan miliknya.

“Mengembalikan apa yang bukan milik kita, bahkan tidak mengambil sedikit pun, dia (Mujenih) melakukan hal yang baik. Saya sangat berharap bangsa kita menjadikan ini sebagai contoh,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (19/7).


Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menyebutkan, apa yang dilakukan petugas kebersihan ini harusnya membuat oknum yang melakukan praktik korupsi di Tanah Air malu.

“Ini contoh yang sangat baik untuk diperlihatkan dan ini membuat orang merasa malu bagi mereka yang memiliki jabatan tinggi dengan mengambil semua yang bukan hak mereka. Saya rasa Mujenih memperlihatkan sikap kejujuran yang tulus sebagai orang Indonesia dan sejatinya manusia yang sebenarnya. Ini sungguh contoh yang sangat baik,” pungkas Sandi.

Diketahui, dua petugas KRL menemukan uang Rp 500 juta pada Senin lalu (6/7) di gerbong ketiga, tepatnya di bawah kursi tempat duduk prioritas. Petugas bernama Mujenih dan petugas pengawalan KRL, Egi Sandi menemukan barang tersebut dan dikembalikan kepada pemiliknya tanpa berkurang sedikit pun.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya