Berita

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas terhadap sepuluh bakal calon Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan/Net

Politik

Survei Pilkada Ogan Ilir, Posisi Petahana Ilyas Panji Alam Semakin Kokoh Di Puncak

MINGGU, 19 JULI 2020 | 18:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas terhadap sepuluh bakal calon Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Sepuluh bakal calon Bupati Ogan Ilir itu adalah Ilyas Panji Alam, Ahmad Wazir Noviadi Mawardi, Endang PU Ishak, Suharto, Panca Wijaya Akbar Mawardi, Rusdi Tahar, Yulian Gunhar, Amir Hamzah, Fauziah Mawardi Yahya, dan Zaitun Mawardi Yahya.

Peneliti LSI, Skolastika Meitrisya Aprodite mengatakan, hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat Ogan Ilir tetap menginginkan dipimpin Bupati incumbent, Ilyas Panji Alam.


"Saat ini Ilyas Panji Alam menjadi top of mind yang sangat kuat sebagai kandidat calon bupati yang akan dipilih 47,73 persen, AW Noviadi Mawardi 12,05 persen masih jauh di bawah Ilyas Panji Alam. Kandidat lainnya masih memiliki tingkat elektabilitas yang sangat rendah di bawah 5 persen," ujar Skolastika, Minggu (19/7).

Survei yang menggunakan matode multistage random sampling dengan responden 440 responden ini dilakukan pada 6-10 Juli 2020. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner, dan margin of error ± 4,76 persen.

"Dan masih cukup banyak masyarakat yang belum menentukan pilihan mereka secara spontan 35,46 persen yang dapat dikategorikan sebagai swing voters," ujar Skolastika melanjutkan.

Menurut Skolastika, jika misalnya Pilkada Ogan Ilir hanya diikuti 7 kandidat hasil survei tetap menunjukkan potensi keterpilihan Ilyas Panji Alam pada simulasi tertutup sebagai Bupati dengan tingkat elektabiltas 56,82 persen. Sementara AW Noviadi Mawardi tetap berada di urutan kedua dengan selisih yang jauh di bawah elektabilitas Ilyas Panji Alam.

"Hampir seluruh masyarakat saat ini sudah dapat menetukan pilihan mereka untuk sementara diantara tujuh calon kandidat yang ditentukan. Hanya 18,63 persen yang belum memberikan jawaban," katanya.

Disebutkan Skolastika, tingginya elektabilitas calon bupati incumbent Ilyas Panji Alam karena masyarakat Ogan Ilir sangat puas terhadap kinerja kepemimpinan Ilyas Panji Alam selama empat tahun belakangan ini.

Misalnya dalam hal pelayanan pendidikan masyarakat mengatakan puas 82,96 persen, peelayanan keamanan 77,27 persen, pelayanan kesehatan 76,59 persen, penyediaan akses listrik dan air bersih 76,37 persen. Masalah pelayanan administrasi publik seperti KTP, KK, Akte, dan lain-lain 73,41 persen, pelayanan fasilitas kebersihan 69,55 persen, penanggulangan banjir 64,77 persen, pengelolaan dana desa 63,86 persen, dan pembangunan infrastruktur RS 62,95 persen.

Sementara itu, dalam hal pelayanan hukum masyarakat menyampaikan kepuasan 62,95 persen, perbaikan tata kota dan penerangan jalan 60,00 persen, pembangunan infrakstruktur jalanan wilayah desa 60,00 persen, pembangunan SDM 56,82 persen, pemberantasan korupsi 47,50 persen, dan penyediaan lapangan kerja 28,87 persen.

Lebih lanjut, Skolastika menambahkan masyarakat juga memandang Ilyas Panji Alam cukup tranparan. Hal itu dikatakan Skolastika, terkait adanya bantuan sosial Covi-19. Menurutnya, sebanyak 93,41 persen masyarakat mengetahui adanya program bansos Covid-19 dari bupati dan ada sebesar 88,32 persen masyarakat menerimanya, serta 98,32 persen masyarakat merasakan manfaat adanya bansos tersebut.

"Sebanyak 71,36 persen masyarakat mengetahui jika bansos tersebut ada tanda foto bupati," katanya menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya