Berita

Presiden Joko Widodo bersama Gibran Rakabuming Raka dan keluarganya/Net

Politik

Relawan JAMAN: Gibran Bawa Beban Berat Untuk Terjun Ke Percaturan Politik

MINGGU, 19 JULI 2020 | 18:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah putera sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka untuk bertarung di Pilkada Kota Solo dengan rekomendasi PDI Perjuangan tidak akan berjalan mulus.

Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Iwan Dwi Laksono menyebutkan, label sebagai anak kepala negara akan menajdi beban tersendiri bagi Gibran.

"Sebagai putra presiden RI, Gibran membawa beban tersendiri ketika masuk ke dalam percaturan politik," ujar Iwan dalam keterangannya, Minggu (19/7).


Beberapa kalangan menyebut ada nepotisme dari peran seorang Jokowi sebagai presiden dibalik diberikannya rekomendasi PDIP kepada Gibran.

Bagi Iwan, menyebut masuknya Gibran sebagai calon walikota sebagai bagian nepotisme tidaklah tepat. Pasalnya, Jokowi bisa memberikan jabatan apapun bagi anaknya lebih dari jabatan walikota.

"Kalau dituduh nepotisme, justru sudah terbantahkan. Kenapa tidak Gibran diangkat sebagai menteri, pimpinan lembaga negara atau BUMN?" katanya.

Menurutnya, Gibran memulai langkah politiknya denga mencari dukungan masyarakat Solo.

"Gibran sebagai anak presiden Jokowi benar-benar bertarung mencari dukungan ke rakyat Solo, tidak  seperti anak-anak Soeharto. Ketika Soeharto berkuasa dapat jabatan MPR RI bahkan menteri," jelasnya.

Iwan yang mengaku telah mengenal Jokowi sejak tahun 2012, Memastikan bahwa Jokowi sangat menjunjung tinggi etika demokrasi dan menghargai proses berpolitik.

"Hal tersebut bisa terlihat bagaimana Gibran, mendaftarkan  diri secara individu sebagai anggota partai hingga saat ini mendapatkan rekomendasi maju menjadi cawalikota Solo," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya