Berita

Ekonom senior DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Kreatif Dikit Lah, Masak Buat Bayar Bunga Utang Aja Mesti Ngutang

MINGGU, 19 JULI 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Beragam cara kreatif dan out of the box harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah utang luar negeri yang nyaris menembus Rp 6 ribu triliun.

Ekonom senior DR. Rizal Ramli meyakini banyak cara bisa ditempuh jika para pejabat di negeri ini mau kreatif berpikir dan bertindak. Tidak melulu mengandalkan jurus yang terbukti gagal.

“Apa iya ndak ada yang bisa dikerjakan untuk mengurangi utang?” tegasnya dalam akun Twitter pribadi sesaat lalu, Minggu (19/7).


Rizal Ramli meminta para pejabat keuangan memeras otak dan tidak hanya bekerja layaknya kasir yang menarik uang untuk kemudian digunakan berbelanja.

“Kreatif dikit lah, jangan kelas kasir doang. Buat bayar bunga utang aja, mesti ngutang, payah ndak tuh?” tekannya.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu tidak hanya mengkritik. Dia turut urun saran dalam mengatasi beban utang negara. Salah satu sarannya adalah dengan melakukan negosiasi dan renegosiasi atas utang luar negeri. Negosiasi ini bertujuan untuk memotong besaran utang.

Hal itu bukan tidak mungkin dilakukan. Terbukti saat dia menjabat sebagai Menteri Keuangan di eraGus Dur, langkah ini berhasil dilakukan dan mampu mengurangi beban utang Indonesia.

Kala itu, RR melakukan negosiasi dengan Jerman dengan kompensansi Indonesia harus menyediakan lahan untuk konservasi. Kesepakatan potong utang hingga 600 juta dolar AS tercapai dalam pertemuannya dengan Menkeu Jerman.

Sementara Indonesia hanya diminta menyediakan 300 ribu hektare lahan di Kalimantan buat konservasi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya