Berita

Mobil balap yang dikendarai Sean Gelael kembali mengalami masalah kelistrikan hingga sempat mati mesin/Istimewa

Olahraga

Kembali Alami Masalah Elektronik, Sean Gelael Gagal Raih Poin

MINGGU, 19 JULI 2020 | 04:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harapan besar pembalap Indonesia, Sean Gelael, untuk meraih poin tak terwujud pada balapan Feature lanjutan FIA Formula 2 2020 di Srikuit Hungaroring, Hungaria, Sabtu (18/7).

Pembalap yang membawa bendera tim DAMS ini kembali menghadapi kendala elektronik di mobilnya selepas pit stop.

Sean sebenarnya memulai balapan dengan bagus dari posisi 9. Sean bahkan sempat menyodok ke posisi 7.


Dengan strategi option-prime bersama 10 pembalap terdepan saat start, Sean pun merasa nyaman karena berada di posisi perolehan angka.

Hingga sebelum pit stop di lap 7, perjalanan Sean masih melaju mulus. Namun setelah pit stop untuk mengganti ban prime (lebih keras), yakni medium, tiba-tiba kecepatannya turun drastis.

Masalah elektronik kembali menghantam mobil Sean. Dia kehilangan banyak waktu karena mesin mobilnya mati di trek, lalu mesti dinyalakan lagi.

Bahkan Sean mesti masuk pit lagi untuk memeriksakan kendaraannya. Teknisi tim DAMS secara cermat meneliti masalah elektronik tersebut hingga memastikan mobil Sean bisa berlaga normal lagi.

Setelah masalah beres, Sean kembali ke trek, namun statusnya sudah tertinggal jauh. Dia hanya ingin memastikan benar-benar bisa membuat lap time normal kembali.

Sean akhirnya mesti puas finis di posisi 17, sekaligus posisi startnya untuk Race 2 pada Minggu (19/7) atau Sprint Race.

"Hari ini kalaupun mobil saya tak bermasalah tampaknya memang sulit bersaing dengan mereka yang memakai strategi prime-option. Walau begitu, saya yakin bisa finis di sepuluh besar dan meraih angka kalau tak ada masalah elektronik," ujar Sean dalam keterangannya.

Race 2 F2 Hungaria akan dilangsungkan pada Minggu (19/7) pukul 16.10 WIB. Untuk balapan hari ini akan menggunakan pola 28 lap atau 45' + 1 lap.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya