Berita

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Fraksi Nasdem, Willy Aditya/Net

Politik

Pimpinan Baleg DPR: RUU Cipta Kerja Dibahas Semata-mata Untuk Rakyat

MINGGU, 19 JULI 2020 | 02:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja yang sudah sampai di meja DPR RI semata-mata untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Dalam RUU tersebut, ada kemudahan membuka lapangan kerja, hingga menarik investasi ke dalam negeri.

“RUU Cipta Kerja yang kita bahas di DPR ini untuk rakyat Indonesia seutuhnya," kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Willy Aditya, Sabtu (18/7).

Pada dasarnya, politisi Nasdem ini berujar bahwa RUU tersebut adalah terobosan baru di bidang hukum dengan tujuan mendongkrak ekonomi Indonesia di tengah penurunan ekonomi global.


Oleh karena itu, jelasnya, kesempatan strategis dan peluang pembangunan inilah yang perlu dimanfaatkan betul secara maksimal.

Willy pun menyinggung adanya unjuk rasa yang menentang RUU Cipta Kerja oleh buruh dan sejumlah elemen masyarakat baru-baru ini. Baginya, kritik dan protes adalah hal wajar dan hal itu merupakan catatan positif dalam proses pembuatan kebijakan.

“Siapapun yang punya kritik dan catatan atas RUU Cipta Kerja silakan datang, berikan secara tertulis kepada DPR. Sama-sama kita bangun negeri ini,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya