Berita

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif/RMOL

Politik

Dititipi Pesan Oleh HRS, Slamet Maarif: Jika Langgar UU, MPR Harus Makzulkan Jokowi

KAMIS, 16 JULI 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aksi penolakan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) terus disuarakan oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI, di mana di dalamnya terdapat Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni (PA 212) ikut dipantau oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab .

Dikatakan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif, Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS), menitipkan pesan agar umat Islam harus bersatu dalam urusan ideologi.

"Pesan Imam Besar, umat Islam harus bersatu dalam urusan ideologi, bersatu kuatkan barisan, tuntut, terus kejar, terus sampai RUU ini dibatalkan," ujarnya saat akan masuk ke dalam Gedung DPR RI, Kamis (16/7).


Slamet melanjutkan, HRS juga meminta agar umat Islam terus mengawal proses dan meminta agar inisiator RUU HIP diproses secara hukum.

"Beliau meminta kita mengawal terhadap inisiator (RUU HIP). Apabila ada unsur secara hukum yang memberi peluang kepada pemerintah/Presiden untuk membangkitkan kembali Komunis, melanggar UU, kita akan minta MPR untuk segera memakzulkan presiden," jelasnya.

Slamet menegaskan, ANAK NKRI akan terus melakukan aksi dan tetap berjuang sampai sampai RUU HIP dicabut dan dibatalkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya