Berita

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Dedi Supriadi/RMOL

Nusantara

Tampung Keluhan Warga, Politikus PKS Minta Pemprov DKI Segera Bangun JPO Lenteng Agung

RABU, 15 JULI 2020 | 10:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebutuhan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) bagi warga Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tampaknya sudah tak bisa ditunda lagi.

Sebab, ketiadaan JPO membuat masyarakat mesti membayar ke PT KAI atau KCJ bila hendak menuju ke seberang jalan, karena mesti melalui stasiun kereta api.

"Tidak adil tentunya bila hanya untuk menyeberang, pejalan kaki dipungut bayaran dengan tarif menaiki KRL," demikian diungkapkan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Dedi Supriadi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/7).


Menurut anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, keberadaan JPO antara Universitas Pancasila dan Stasiun Lenteng Agung sudah lama dinanti warga.  

Selama ini, pejalan kaki tidak punya akses menyeberangi rel kereta api kecuali di pintu masuk Stasiun Universitas Pancasila yang mewajibkan mereka untuk membayar menggunakan uang elektronik.

Untuk itu, Dedi meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga dapat segera membangunkan JPO. Karena perlintasan jalan raya dan kereta juga lebih berisiko daripada JPO.

Dedi juga menilai perlintasan tersebut sangat ramai. Karena selain warga, mahasiswa dan pelajar juga banyak yang butuh akses menyeberang Jalan Lenteng Agung Raya.

"Kita memang sedang ada penghematan di era pandemik ini, tapi sebaiknya Pemprov DKI memberi prioritas untuk hal terkait keselamatan transportasi," pungkas Dedi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya