Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Rencana itu pun disambut baik oleh analis politik Universitas Islam Indonesia (UII), Geradi Yudhistira. Menurut Geradi, rencana tersebut dianggapnya sudah telat karena baru akan dilakukan di tengah kasus Covid-19 sudah semakin mengkhawatirkan.
"Kalau penerapan sanksi ya kalau dibilang telat, cukup telat. Tapi lebih baik telat kalau buat saya ketimbang tidak sama sekali, angkanya sudah cukup mengkhawatirkan," ucap Geradi Yudhistira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/7).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00
Senin, 12 Januari 2026 | 23:31
Senin, 12 Januari 2026 | 23:23
Senin, 12 Januari 2026 | 23:21
Senin, 12 Januari 2026 | 23:07
Senin, 12 Januari 2026 | 23:00
Senin, 12 Januari 2026 | 22:44
Senin, 12 Januari 2026 | 22:20
Senin, 12 Januari 2026 | 22:08