Berita

Eksponen gerakan mahasiswa 1998, Haris Rusly Moti/Net

Politik

Jokowi Mau Bubarkan 18 Lembaga, Haris Rusly Moti: Apakah Termasuk OJK Dan BPIP?

SELASA, 14 JULI 2020 | 07:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 18 lembaga pemerintahan akan dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo. Rencana itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan sejumlah media di Jakarta, Senin (13/7).

Menanggapi itu, eksponen gerakan mahasiswa 1998, Haris Rusly Moti bertanya-tanya lembaga apa yang hendak dibubarkan oleh presiden.

Salah satu pertanyaannya menjurus pada kemungkinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang oleh mayoritas publik dinilai gagal mengawasi dunia perbankan hingga mengakibatkan Jiwasraya dan perusahaan asuransi lain merugi triliunan rupiah, turut dibubarkan.


Termasuk, apakah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan dihapus. Ini mengingat keberadaan BPIP yang tengah menjadi sorotan seiring ramainya tuntutan agar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut dari program legislasi nasional (Prolegnas).

“Sobat, Presiden Joko Widodo berencana membubarkan 18 lembaga pemerintahan. Apakah termasuk di antara yang dibubarkan itu OJK, KSP, BPIP, Wantimpres, Badan Otorita Ibukota Baru, Menko Maritim & Investasi, Wakil Menteri. Mohon informasi dan pencerahan sobat nitizen,” tutur Haris Rusly Moti dalam akun Twitter pribadinya.

SementarA itu, Presiden Joko Widodo sudah jauh hari menghendaki adanya perampingan di tubuh pemerintah. Semisal pada sidang kabinet paripurna 18 Juni lalu. Jokowi tegas mengancam akan membubarkan lembaga yang bekerja biasa-biasa saja.

"Kapal itu se-simple mungkin sehingga bergeraknya semakin cepat, organisasi ke depan kira-kira seperti itu, negara yang cepat akan mengalahkan yang lambat, bukan negara gede mengalahkan negara kecil," tegasnya kala itu.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya