Berita

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani

Politik

Ekonomi Jakarta Terancam Kembali Lumpuh?

SENIN, 13 JULI 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kegiatan ekonomi di Jakarta diprediksi akan kembali terhenti. Andai Pemerintah Provinsi DKI tidak segera mengambil terobosan dalam memperbaiki aturan dan pengawasan selama PSBB masa transisi.

"Kalau begini terus kondisinya, maka ekonomi Jakarta terancam lumpuh kembali. Saya rasa kita semua tidak ingin kembali ke titik tersebut," ungkap Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, Senin (13/7).

Pria yang akrab disapa Bang Yani ini mengatakan, dalam sebulan terakhir jumlah pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah.


Meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial di masa PSBB transisi diduga menjadi salah satu penyebab kembali meningkatnya jumlah warga Jakarta yang tertular virus tersebut.

"Kesadaran masyarakat masih sangat rendah, banyak warga yang beraktivitas tanpa menggunakan masker. Masih banyak yang anggap sepele, ini kan sikap yang membahayakan bagi orang lain,” terang anggota Komisi B DPRD DKI itu.

Politikus PKS ini menjelaskan, sampai saat ini masih banyak warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Kondisi ini diperparah rendahnya pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

"Ini juga jadi penyebab kenapa banyak warga yang akhirnya mengabaikan protokol kesehatan," kata Yani mengakhiri.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya