Berita

Wakil Ketua Dewan pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno di kawasan Pasar Minggu/RMOL

Politik

Corona Belum Surut, Sandi Minta Sekolah Mulai Beradaptasi Dengan New Normal

SENIN, 13 JULI 2020 | 13:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sektor pendidikan yang turut terdampak pandemik Covid-19 perlu dilakukan penyesuaian agar kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan. Salah satunya dengan metode study from home melalui pemanfaatan teknologi.

“Pandemik kali ini menghantam kita di era masuk ke revolusi industri 4.0. Ini adalah kesempatan kita untuk mempercepat pendidikan bahwa semua lini pendidikan harus dapat menjalankan konsep study from home,” tutur Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, Senin (13/7).

Ia mengingatkan, belajar dari rumah dengan memanfaatkan teknologi ini harus tetap dilakukan dengan kontrol dan bimbingan para orangtua.


“Tentunya kita tidak bisa melepas mereka dengan teknologi. Kita harus berikan bimbingan agar teknologi itu membantu mereka dalam meningkatkan kapasitas, proses belajar dan mengajar,” jelas Sandiaga.

Suka tidak suka, cara belajar jarak jauh inilah yang bisa dilakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, masyarakat terutama guru dan murid harus terbiasa dengan kebiasaan baru saat sekolah-sekolah mulai dibuka pada masa new normal.

“Saya yakin pandemik Covid-19 memberikan satu ujian bagi sistim pendidikan kita untuk beradaptasi dan bukan hanya murid, tapi guru juga beradaptasi, orang tua juga beradaptasi, lingkungan juga beradaptasi,” lanjut dia.

Dalam kesempatan ini, Sandi juga mengingatkan ke depan sistim pendidikan akan berubah. Pendidikan akan lebih mengarah pada vokasi atau peningkatan keterampilan sambil praktik.

“Dulu kita mulai masuk SMP, SMA, kuliah dan bekerja sudah berganti. Kita akan masuk ke dalam konsep di mana kuliah sambil kerja, vokasi sambil kerja. Akhirnya pendidikan itu menjadi life long learning, tidak hanya 18-20 tahun. Dengan adanya Covid ini, edukasi kita terutama experience learning akan sangat relevan,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya