Berita

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Awi Setyono saat rilis pembobol data pribadi Denny Siregar/RMOL

Politik

Penyebar Data Denny Siregar Cepat Ditangkap, Kok Ulin Yusron Relawan Jokowi Seakan Kebal Hukum?

SENIN, 13 JULI 2020 | 01:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Cepatnya pihak Kepolisian menangkap terduga pelaku penyebar data pribadi Denny Siregar menjadi pro kontra lantaran hal itu berbeda jika dilakukan oleh pendukung pemerintah.

Seperti Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade yang heran dengan rasa keadilan saat ini. Andre pun mempertanyakan proses hukum terhadap pelaku penyebar data pribadi orang yang merupakan relawan Jokowi yang hingga saat ini belum ditangkap.

"Jangan sampai orang yang berbeda dengan pemerintah cepat sekali proses hukumnya gitu loh. Ulin Yusron kemana aja? Kok yang membocorkan data Denny Siregar cepat gitu ditangkap. Kok si Ulin Yusron seakan-akan kebal hukum gitu loh, yang pernah membocorkan data orang," ucap Andre Rosiade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/7).


Karena kata Andre, semua orang harus sama di depan hukum, baik pendukung pemerintah maupun pihak oposisi.

"Jadi maksud saya, semua orang harus sama di depan hukum. Jangan sampai kalau (laporan) pendukung Pak Jokowi cepat (di proses). Pilpres ini sudah beres loh, seharusnya kita bersatu," tegas Andre.

"Harusnya polisi siapapun di mata hukum sama gitu loh. Jangan sampai orang yang membocorkan Denny siregar cepat prosesnya, hebat gitu. Tapi tolong dong orang-orang yang juga melakukan hal yang sama tapi pendukung Pak Jokowi diproses secara sama dimata hukum," sambung Andre.

Hal itu harus terjadi lantaran agar memberikan rasa keadilan bagi masyarakat Indonesia.

Diketahui, Ulin Yusron merupakan simpatisan Jokowi-Maruf Amin. Ia diduga menyebarkan data pribadi terduga pelaku yang mengancam bakal memenggal kepala Jokowi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya