Berita

Menhan Prabowo Subianto/Net

Politik

Penunjukan Prabowo Garap Lumbung Pangan Nasional, Jangan Sampai Turunkan Kinerja Kemenhan

SENIN, 13 JULI 2020 | 00:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penunjukkan Prabowo Subianto menjadi  Leading Sector Lumbung Pangan Nasional, dikhawatirkan membuat kinerja Kementerian Pertahanan menjadi menurun dan berbahaya bagi integrasi nasional.

Pengamat Politik dari Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran  menyatakan, Menhan Prabowo mempunyai banyak pekerjaan rumah dalam meningkatkan indeks Ketahanan Nasional.

"Saat ini banyak kerawanan dalam matra Hankam Indonesia seperti masalah perbatasan dan pulau-pulau terluar," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL Jakarta, Minggu (12/7).


Kerawanan selanjutnya terkait modernisasi Alutsista, pengembangan industri strategis pertahanan, serta masalah Laut China Selatan.

"Hal-hal itulah yang sejatinya menjadi fokus perhatian Menteri Pertahanan," tegas Andi Yusran.

Untuk diketahui Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa Indonesia memerlukan lumbung pangan baru sebagai cadangan logistik untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan.

Kementerian Pertahanan pun ditunjuk sebagai leading sector untuk pengembangan lumbung pangan nasional baru tersebut.

Dalam menjalankan tugasnya, Kemenhan akan berkoordinasi dengan Kementerian lainnya seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR.

Dengan pengembangan lumbung pangan baru ini diharapkan cadangan pangan nasional nantinya dapat terpenuhi dan dikelola dengan manajemen yang baik hingga dapat diekspor ke negara-negara lain.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya