Berita

Ketua GTPP Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana memimpin apel simulasi new normal di pasar rakyat/Ist

Politik

Rentan Jadi Klaster Baru, GTPP Covid-19 Buleleng Simulasi New Normal Di Pasar Rakyat

MINGGU, 12 JULI 2020 | 18:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan pasar rakyat yang belakangan menjadi klaster penyebaran Covid-19 di berbagai daerah membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 bertindak.

Seperti yang dilakukan GTPP Buleleng yang menggelar simulasi penerapan tatanan new normal di Jalan Diponegoro yang berdekatan dengan Pasar Anyar, Kabupaten Buleleng, Minggu (12/7). Simulasi diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Ketua GTPP Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana.
 
“Simulasi ini dilakukan di dua pasar besar, yaitu Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri. Langkah maju sudah dilakukan PD Pasar dengan mengurai pedagang agar physical distancing tetap berjalan. Selain itu, protokol kesehatan pencegahan seperti memakai masker dan penyediaan tempat cuci tangan juga dilakukan,” ujar Putu Agus yang juga sebagai Bupati Buleleng ini.


Ke depan, pihaknya pun akan menerapkan pemakaian face shield yang baru diputuskan Sabtu kemarin. Pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengadaan, setelah barang tersedia, semua pedagang wajib memakai face shield.

Di sisi lain, inti dari penerapan new normal semata-mata agar para pedagang bisa mencari nafkah tanpa harus mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

“Mulai dari tempat cuci tangan sampai pengadaaan masker dan face shield. Kemudian edukasi kepada pedagang maupun pembeli mengenai protokol kesehatan juga perlu. TNI, Polri, dan Satpol PP diminta untuk mengawasi jalannya protokol kesehatan di pasar,” tegasnya.

“Kalau ada pengunjung atau pedagang yang tidak mau memakai masker, ya dipulangkan saja. Besok mau , baru diperbolehkan masuk pasar,” ujar Agus Suradnyana.
 
Hal senada disampaikan Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa. Sebagai bagian dari GTPP Covid-19 Buleleng, pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Walaupun sudah landai, semua pihak harus menjaga Buleleng ini dengan bekerja sama mematuhi protokol kesehatan.

“Sehingga simulasi yang dilaksanakan betul-betul konsisten penerapannya. Bagaimana protokol kesehatan harus dilaksanakan oleh seluruh pedagang dan itu akan kita terus awasi agar mereka benar-benar disiplin,” tutup I Made Sinar Subawa.
 
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Buleleng juga turut menyerahkan bantuan berupa thermo gun 16 unit, 1.800 face shield, dan 1.000 masker kepada PD Pasar.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya