Berita

Sekretaris Jenderal Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Edy Mulyadi/Net

Politik

GNPF Ulama: Pencopotan Rieke Diah Pitaloka Cuma Taktik Lunakkan Rakyat, Tetap Tolak RUU HIP!

MINGGU, 12 JULI 2020 | 17:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pencopotan Rieke Diah Pitaloka dari posisi Wakil Ketua Badan Legislasi DPR diduga sengaja dilakukan PDIP sebagai cara melunakkan hati masyarakat.

Dugaan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Edy Mulyadi menyusul pencopotan Rieke yang dikait-kaitkan dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

"Ini cuma taktik untuk melunakkan, tapi tidak berpengaruh apa-apa. Kita minta tolak dan cabut RUU HIP dan minta diusut siapa inisiator RUU ini," ungkapnya saat menjadi narasumber dalam acara Yuk Ngopi edisi 12 bertajuk 'Mewaspadai Bangkitnya Neo Komunisme' yang digelar virtual, Minggu (12/7).


Edy menegaskan, siapa pun yang terbukti ingin berbuat makar terhadap konstitusi, meskipun dia adalah anggota DPR RI harus tetap dihukum. Tak hanya itu, partai politik yang menaunginya juga harus dibubarkan dan MPR harus segera membuat sidang istimewa untuk memberhentikan Presiden Jokowi.

"Jadi itu (pencopotan Rieke) tidak berpengaruh apa-apa," jelasnya.

Kursi Rieke Diah Pitaloka sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi DPR pun saat ini sudah diserahkan kepada kader PDIP lainnya, yakni M Nurdin. Selain untuk penyegaran, dipercayanya M Nurdin sebagai Wakil Ketua Baleg DPR diharapkan bisa mengawal sejumlah RUU di DPR.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya