Berita

Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Bisnis

Revitalisasi UMKM, Kunci Bangkitkan Ekonomi Di Tengah Pandemik

MINGGU, 12 JULI 2020 | 02:26 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah pusat dan daerah diharapkan mereorientasi sektor ekonomi dalam menyikapi keadaan terkini pandemi Covid-19. Revitalisasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi kuncinya.

Saran itu disampaikan Sandiaga Salahuddin Uno di acara diskusi daring "Masa Depan Agropreneur! Peluang dan Tantangan,"pada Sabtu (11/7).

"UMKM memegang peranan penting dalam menjaga roda ekonomi di Jakarta, bahkan secara umum di Indonesia. Demi menghidupkan ekonomi masyarakat di tengah Covid-19, revitalisasi UMKM menjadi kunci" ujar dia.


Sandiaga mengatakan, UMKM yang menyumbang 97 persen lapangan kerja saat ini tengah menghadapi masa sulit dengan menurunnya penjualan, kendala permodalan, logistik yang tidak lancar, hingga ancaman gagal bayar yang berpotensi bermasalah pada sektor keuangan.

"Pemerintah perlu memprioritaskan kembali fokus ekonomi. Di setiap krisis, peran UMKM sangat besar untuk bangkit," ujar pendiri OK OCE tersebut.

Diakui, pemerintah sudah membuat paket kebijakan untuk membantu UMKM dengan anggaran Rp34,15 triliun. Namun kenyatannya, realisasi kebijakan itu masih rendah.  

Dengan kondisi seperti itu, Sandi menyarankan pemerintah membalikkan tren. Caranya, dengan memberikan dukungan insentif dan serial paket kebijakan yang cepat dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga mengajukan lima gagasan aman pangan di era pandemi. Pertama, menggenjot sektor pertanian untuk mengejar defisit dan mencegah krisis pangan.

Kedua, menumbuhkan ketahanan pangan mulai dari lingkup keluarga hingga bangsa. Ketiga, melipatgandakan kapasitas produksi pangan lokal.

Gagasan keempat, memperkaya food mix dengan bahan baku asli Indonesia, terutama ikan. “Terakhir, penerapkan teknologi, ciptakan green jobs untuk generasi muda,” ujar dia.

Sandi mengatakan, saat ini teknologi pangan sudah sangat maju. Dengan memanfaatkan teknologi mulai dari pembibitan hingga pasca panen, akan muncul lapangan pekerjaan baru di sektor pertanian.

“Bagaimana kita ciptakan lapangan kerja sehingga buruh tani bisa naik kelas. Dan data pangan nasional yang bisa meningkatkan lapangan pekerjaan,” tukasnya.

Gerakan Agropreneur

Pada acara yang sama, Founder KAHMIPreneur Kamarussamad mengatakan, ketersediaan bahan pangan menjadi kunci utama agar tidak akan ada kelangkaan pangan.

Di masa pandemi saat ini, ada beberapa sektor usaha tidak bisa tumbuh seperti real estate, financial service, pariwisata dan transportasi. Tapi ada juga bisnis yang menjadi kekuatan baru, yakni agrikultur.

“Indonesia belum mandiri memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Itulah mengapa perlu dikembangkan usaha agropreneur sebagai pilar penting ekonomi. Atas dasar itu kita dorong menjadi sebuah gerakan untuk membangkitkan semangat UMKM di bidang pertanian,” ujar Anggota Komisi XI DPR RI itu.

Kamarussamad  menambahkan, Indonesia  bisa belajar dari kesuksesan negara lain seperti Vietnam, Jerman, Taipei atau New Zealand dalam mengelola ketahanan pangan.

“Kebutuhan pangan ini adalah kunci utama sehingga tidak terjadi kelangkaan pangan,” tandas politisi Partai Gerindra itu. 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya