Berita

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/Istimewa

Nusantara

Recovery Rate Jatim Tertinggi Nasional Dalam 3 Hari Terakhir

MINGGU, 12 JULI 2020 | 01:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berbagai upaya yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Jatim dalam rangka pengendalian Covid-19 telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Hal ini ditunjukkan, dari recovery rate atau angka kesembuhan pasien Covid-19 di Jatim yang terus mengalami kenaikan. Bahkan, selama tiga hari berturut-turut kumulatif pasien sembuh di Jatim adalah yang tertinggi secara nasional.

Per Sabtu (11/7), pasien sembuh di Jatim mencapai 318 orang. Angka ini menjadi tertinggi secara nasional dalam pengumuman oleh Kemenkes, diikuti Jakarta (215 orang) dan Sulawesi Selatan (176 orang).


Sementara pada Jumat (10/7), jumlah pasien sembuh di Jatim juga diumumkan tertinggi secara nasional yaitu sebanyak 234 orang. Diikuti oleh DKI Jakarta dengan jumlah kesembuhan sebanyak 180 orang dan Jawa Tengah sebanyak 138 orang.

Demikian pula, per Kamis (9/7), Jatim diumumkan meraih kesembuhan tertinggi nasional yakni sebanyak 263 orang. Diikuti DKI Jakarta 221 orang dan Sulawesi Selatan 189 orang.

Dengan demikian, secara kumulatif, semenjak kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jatim pada 25 Juni lalu, kesembuhan di Jawa Timur bertambah 2.898 orang. Sehingga kumulatif sembuh per Sabtu (11/7), sudah mencapai 6.134 orang atau setara 39 persen.

“Alhamdulilah, selama tiga hari berturut-turut ini kesembuhan di Jatim merupakan yang tertinggi secara nasional. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Jatim, dan kita berdoa bersama ke depan akan semakin banyak yang sembuh dari Covid-19,” ungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi, Sabtu malam (11/7).

Khofifah menjelaskan, angka kesembuhan ini naik drastis dibandingkan recovery rate Covid-19 Jatim pada 25 Juni 2020, saat kunjungan Presiden Jokowi. Recovery rate kasus Covid-19 pada Sabtu kemarin sekaligus menjadi capaian tertinggi selama dua bulan terakhir secara persentatif.

“Kami terus berharap dan optimistis tingginya angka kesembuhan pasien Covid-19 ini bisa segera membuat Jatim melalui masa darurat pandemik, sesuai instruksi dari Presiden Jokowi,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka pasien sembuh di Jatim yaitu adanya perawatan yang efektif di RS Darurat Indrapura. Sehingga, saat ini sebanyak 379 orang atau setara dengan 84,6 persen dari 448 pasien Covid-19 yang dirawat di RS Darurat Indrapura telah dinyatakan sembuh pada Sabtu (11/7).

Selain itu, dari survei kepada semua pasien, dibuktikan bahwa 97 persen pasien puas dan sangat puas dengan Pelayanan di RS Darurat di Indrapura.

Menurutnya, kesembuhan yang terus naik ini tentunya adalah bukti bahwa inovasi- inovasi dalam perawatan pasien Covid-19 cukup efektif dalam mengatasi pandemik ini.

Di antaranya, one gate referral system, pembuatan pedoman perawatan terpadu, pemisahan pasien ringan dengan sedang berat, pengunaan plasma convalesent, maupun karantina terpusat di RS Darurat Indrapura. Prinsipnya adalah cepat evakuasi, cepat melayani, sehingga hasilnya adalah cepat sembuh.

“Berbagai inovasi dalam perawatan pasien Covid-19 terbukti efektif meningkatkan angka kesembuhan di Jatim. Namun tentunya, hal ini juga harus tetap diikuti dengan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan,” pinta orang nomor satu di Jatim ini.

Khofifah juga kembali menyampaikan apresiasi sangat tinggi kepada seluruh tim dan tenaga medis yang telah bekerja keras luar biasa di garda terdepan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya