Berita

Presiden Joko Widodo didampingi Menhan Prabowo Subianto/Net

Politik

Gerindra: Peran Desa Sebagai Penyangga Utama Ketahanan Pangan Nasional Sangat Strategis

SABTU, 11 JULI 2020 | 07:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desa adalah penyangga utama ketahanan pangan nasional, terlepas ada pandemik atau tidak. Terwujudnya ketahanan pangan akan lebih mudah tercapai jika desa juga diberdayakan seiring dengan keinginan pemerintah membuka lahan baru pertanian.

Dalam konteks ini, pemerintah dan masyarakat desa seharusnya saling membahu untuk mewujudkannya dengan berlandaskan pada visi yang sama.

Demikian ditegaskan politisi Partai Gerindra asal Sleman, Yogyakarta, Danang Wicaksana Sulistya, di Sleman, Jumat (10/7). Danang menegaskan hal itu di hadapan para peserta pendidikan Sekolah Alam Wonogondang, Sleman.


Danang dalam kesempatan itu juga mengajak peserta pendidikan untuk mencintai alam, mencintai tanah air dan sekaligus memelihara bumi yang merupakan rumah bersama bagi siapa saja.

"Desa adalah penyangga utama ketahanan pangan karena di desa-desa itulah produksi pangan rakyat Indonesia berasal. Bahkan dalam masa Covid-19 ini, peran desa sebagai penyangga utama ketahanan pangan nasional menjadi sangat berarti dan strategis," ujar ujar Danang Wicaksana.

"Upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan harus didukung oleh gerak bersama para warga desa di seluruh Indonesia. Tanpa desa, orang kota bukan siapa-siapa karena pasokan pangan berasal dari desa," tambahnya.

Danang Wicaksana mengingatkan bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan lahan pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan. Upaya pemerintah tersebut tidak boleh membuat warga desa terlena dan menganggap ketahanan pangan merupakan tanggung jawab pemerintah saja. Justru masyarakat desa harus berpacu dengan waktu untuk membantu pemerintah agar ketahanan pangan segera terwujud.

Beberapa hari lalu, Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengadakan kunjungan ke kawasan food estate (lumbung pangan) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Kunjungan yang juga menyertakan kementerian lainnya itu dimaksudkan untuk mewujudkan program cadangan ketahanan pangan serta mengatasi kelangkaan pangan dunia.

Dalam konteks ini, Prabowo Subianto telah ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk memimpin pembangunan proyek lumbung pangan nasional.

Dalam mewujudkan lumbung pangan nasional ini, Joko Widodo mengatakan, Prabowo Subianto akan didukung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Warga desa, masih menurut Danang Wicaksana, harus bergerak untuk menyamakan visi dengan pemerintah. Bersyukur bahwa di saat seluruh dunia memberlakukan lockdown, pemerintah Indonesia tidak memberlakukannya dengan mempertimbangkan berbagai alasan dan sebagai gantinya adalah diberlakukan pembatasan jarak (physical distancing) atau sosial (social distancing). Karena kebijakan inilah, meski terbatas warga desa masih bisa bergerak.

"Kondisi itu yang membuat di pedesaan masih bisa beraktivitas, karena kita tahu kalau dihubungkan dengan kondisi sekarang, ora obah ora mamah - tidak gerak, tidak makan," ujar pria yang merupakan warga Mlati, Sleman dan sekarang menjadi pengurus DPP Partai Gerindra.

Mengingat pada umumnya desa adalah pusat dari produksi bahan pangan dalam berbagai bentuknya, perlu kerjasama antara pemerintah terkait dan masyarakat desa agar aktivitas bertani, bercocok tanam terus dilaksanakan tanpa hambatan. Bagi Danang Wicaksana, tidak hanya bercocok tanam saja tetapi juga menjawab tantangan untuk meningkatkan produksi hasil pertanian atau bercocok tanamnya.

"Meskipun banyak pihak telah membantu sembako untuk mereka yang terpapar pandemik, warga desa harus mempersiapkan lumbung desanya agar terisi penuh. Pangan itu vital dan desa memiliki tanah pertanian. Bagi hasil dimungkinkan jika sebuah areal pertanian melibatkan warga desa lain yang tidak memiliki sawah, sebagai misal, untuk ikut bersama mengerjakan lahan," tegasnya.

Terakhir, Danang Wicaksana mengingatkan, Sleman adalah wilayah agraris dan merupakan lumbung pangan DIY. Oleh karena itu pemerintah perlu mendukung warga desa dalam bentuk bantuan bibit tanaman pangan sebagai stimulus.

"Yang perlu dimengerti oleh masyarakat Indonesia adalah, desa itu penyangga utama ketahanan pangan nasional oleh karena itu sudah saatnya perhatian dan bantuan ditujukan ke desa-desa," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya