Berita

Bincang Sandiaga Uno dengan Susi Pudjiastuti di channel Youtube SandiunoTV/Repro

Politik

Bincang Sandi-Susi, Mulai Dari Kagum Hingga Pesan Untuk Pelaku UMKM Saat Pandemik

JUMAT, 10 JULI 2020 | 23:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memiliki tempat tersendiri bagi mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam perbincangan yang disiarkan di channel Youtube Sandiuno TV baru-baru ini, Sandi kagum kepada sosok Susi yang sukses sebagai seorang pengusaha meski tidak menyelesaikan sekolah formalnya di jenjang sekolah menengah atas.

“Saya sangat mengidolakan kewirausahaan ibu. Tantangan itu jadi motivasi untuk mencapai yang lebih tinggi lagi,” kata Sandiaga Uno dikutip redaksi.


Dalam perbincangan santai, Sandiaga sempat menanyakan soal langkah banting stir dari seorang pengusaha menjadi seorang menteri.

Kepada Sandi, Susi mengaku kesediaannya menjadi menteri Presiden Joko Widodo semata-mata untuk memperbaiki regulasi di bidang kelautan agar nelayan sejahtera.

“Ya, saya ingin membenahi regulasi yang tidak betul supaya benar, sehingga semua orang punya kesempatan yang sama dalam berusaha. Kita sebagai pemangku aturan, saya pikir kita harus kembali pada sila Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itulah prinsip yang saya lakukan,” timpal Susi.

Berkenaan dengan perkembangan saat ini, Sandi kemudian bertanya mengenai kondisi pandemik yang tengah dihadapi Indonesia.

“Covid-19 ini menyebabkan krisis ekonomi dan krisis kesehatan. Tapi, kita tidak boleh depresi, tidak boleh tertekan, ya,” kata pemilik maskapai Susi Air itu.

Yang tak kalah penting, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut juga meminta saran terkait dengan keberlangsungan pelaku Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) di tengah pandemik.

“Saya pikir yang paling penting harus punya rasa selalu optimis. Walaupun tidak boleh terlalu ambisius karena keadaan sekarang tidak terlalu bagus,” jawab Susi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya