Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Bisnis

Tok, Pembentukan Dua Kawasan Ekonomi Khusus Baru Di Batam Disetujui

JUMAT, 10 JULI 2020 | 20:08 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pulau Batam segera memiliki dua kawasan ekonomi khusus (KEK) baru. Pembentukan KEK tersebut telah mendapat persetujuan Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.  

"KEK Nongsa Digital Park dan KEK MRO Batam Aero Technic hari ini kita setujui untuk ditetapkan sebagai KEK, karena telah memenuhi syarat," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Jumat (10/7).

Keputusan itu diambil sidang Dewan Nasional KEK yang digelar secara online pada hari ini.  Sidang tersebut dipimpin Menko Airlangga selaku Ketua Dewan Nasional KEK.


Selanjutnya, Dewan Nasional KEK akan merekomendasikan kepada Presiden Joko Widodo untuk menetapkan kedua KEK itu melalui Peraturan Pemerintah karena telah memenuhi persyaratan keberhasilan pengembangan KEK, dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja dan mendorong perekonomian daerah.

Kedua KEK tersebut akan diberikan waktu paling lama 3 tahun sampai KEK siap beroperasi. Setiap tahun progres pembangunanya akan dievaluasi.

Dijelaskan Sekretaris Dewan Nasional KEK, Enoh Suharto Pranoto, KEK Nongsa Digital Park memiliki luas lahan 166,45 hektar dengan total investasi Rp16 triliun.  KEK ini  ditargetkan mampu menyerap 16.500 orang tenaga kerja.

KEK Nongsa Digital Park diproyeksikan sebagai entry point bagi perusahaan IT International dari Singapura dan manca negara. KEK ini ditetapkan menjadi IT Hub Digital Bridge Indonesia ke Singapura & Manca Negara.

KEK ini diproyeksikan mampu menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp20-30 triliun per tahun. Kontribusi terbesar diharapkan dari sektor data center dan pendidikan Internasional.

"Adanya transfer teknologi di bidang IT sehingga KEK Nongsa Digital Park dapat menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia menjadi technopreneur," papar Enoh.

Sementara KEK MRO Batam Aero Technic (BAT) dikembangkan diatas lahan seluas  30 hektare, dengan kegiatan utama industri MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul).

Nilai investasi KEK MRO Batam Aero Technic mencapai Rp6,2 triliun hingga 2030. KEK ini diproyeksikan mampu menyerap 9.976 orang tenaga kerja pada tahun 2030.

Kehadiran KEK MRO Batam Aero Technic diharapkan dapat menghemat devisa 65-70 persen dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional. Bisnis MRO ini bernilai Rp26 triliun per tahun dan selama ini mengalir ke luar negeri.

Dalam jangka menengah, KEK MRO Batam Aero Technic  diharapkan mampu menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar USD 100 miliar pada tahun 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya