Berita

Jumpa pers Kaukus Milenial PAN/Ist

Politik

PAN Beri Ruang Anak Muda Berekspresi Lewat Kaukus Milenial

JUMAT, 10 JULI 2020 | 18:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak main-main dalam memperjuangkan aspirasi anak muda. Partai besutan Zulkifli Hasan ini bahkan siap memberi ruang bagi milenial untuk tampil dan memberi warna di dunia politik.

Teranyar PAN membentuk Kaukus Milenial untuk menampung aspirasi anak muda yang ingin urun suara pada kebijakan kebijakan pemerintah.

Kaukus ini terdiri anggota parleman milenial PAN baik di DPR RI, DPRD provinsi/kabupaten, dan pengurus DPW serta DPD.


Menurut anggota DPR PAN dari kalangan milenial, Athari Gauthi Ardi, Kaukus Milenial menjadi tanda PAN hadir di tengah generasi milenial dan Gen Z yang sedang tumbuh dan ingin memberi warna pada Indonesia masa depan.

"Kader milenial PAN akan mendengarkan aspirasi anak-anak muda ini, sekaligus memperjuangkannya dalam bentuk kebijakan yang pro anak muda," tegas anggota Komisi V DPR ini di Kantor DPP PAN Jl. Daksa I No. 10 Jakarta Selatan, Jumat (10/7).

Struktur Kaukus Milenial PAN, katanya, akan dibentuk dari pusat sampai daerah. Semua akan menjalankan peran sebagai fasilitator bagi minat, bakat, dan aspirasi generasi milenial di seluruh Indonesia. Tidak melulu berfokus pada politik.

"Kami akan datang dalam bidang kewirausahaan, musik video, film, conten creator di YouTube sampai para Gamers Online. Kami ingin bicara mewakili generasi muda," tegasnya.

Sementara itu, anggota DPR PAN dari kalangan milenial lainnya, Slamet Ariyadi, menegaskan bahwa partai matahari akan menunjuk duta milenial. Tugasnya, untuk menjadi wakil generasi muda yang akan bersentuhan langsung dengan milenial.

"Kaukus Milenial PAN percaya sekarang adalah waktunya yang muda untuk bicara, waktunya yang muda berdaya, dan waktunya yang muda bersuara," tutupnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya