Berita

Maria Pauline Lumowa (tengah) saat ditangkap/Net

Politik

Sesampai Di Jakarta, Yasonna Akan Serahkan Maria Pauline Lumowa Ke Bareskrim Polri

KAMIS, 09 JULI 2020 | 09:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Buronan pembobol Bank BNI, Maria Pauline Lumowa akan langsung diserahkan ke Bareskrim Polri setiba di tanah air untuk menjalani pemeriksaan atas kasusnya.

Penegasan itu sebagaimana disampaikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat wawancara dengan Kompas TV sesaat lalu, Kamis (9/7).

Dia menegaskan itu saat ditanya mengenai pakaian oranye yang dikenakan Maria Pauline Lumowa adalah baju tahanan Bareskrim Polri.


Menteri Yasonna juga menjelaskan bahwa keterlibatan Kemenkumham dalam ekstradisi Maria Pauline Lumowa adalah sesuai dengan permintaan Interpol Polri. Ini lantaran Kemenkumham adalah central authority.

“Kemudian dari kami menyerahkan ke Bareskrim Polri,” tegas Yasonna, yang mengaku sedang berada di atas Aceh dalam perjalanan menuju Jakarta dari Serbia.

Atas alasan itu, sambung Yasonna, pihak Kemenkumham akhirnya menukar pakaian Maria Pauline Lumowa dengan baju tahanan Bareskrim Polri.

Sementara mengenai tangan yang diborgol, menteri asal PDIP itu menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan lantaran dikhawatirkan yang bersangkutan akan melakukan tindakan berbahaya selama perjalanan di pesawat.  

“Untuk mencegah hal-hal yang membahayakan penerbangan,” pungkasnya.

Maria Pauline Lumowa sendiri merupakan tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,7 triliun lewat Letter of Credit (L/C) fiktif pada tahun 2002 hingga 2003 lalu.

Dalam kasus ini, BNI mencairkan dana pinjaman sebesar 136 juta dolar AS dan 56 juta euro atau sama dengan Rp 1,7 triliun dengan kurs saat itu perusahaan Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu, PT Gramarindo Group.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya