Berita

Direktur Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono/Net

Politik

RUU PIP Dinilai Perlu Sebagai Payung Hukum BPIP Perkuat Pancasila

RABU, 08 JULI 2020 | 22:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara adalah nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya, perlu pembinaan untuk menjaga nilai-nilai Pancasila ditegakkan dan diterapkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pejabat negara.

Demikian disampaikan Direktur Pusat Kajian Pancasila dan Konstitusi (Puskapsi) Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono menanggapi Rancangan Undang Undang Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP) yang tengah dipertimbangkan menggantikan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Menurutnya, RUU PIP penting sebagai payung hukum untuk memperkuat keberadaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sebab selama ini, BPIP diatur Peraturan Presiden (Perpres) 7/2018 dan perlu diperkuat dengan UU.


"Jadi ada peluang pengaturannya ditingkatkan menjadi Undang-Undang,"  kata Budi, Rabu (8/7).

Bila nantinya BPIP memiliki payung hukum berupa UU PIP, Bayu berharap tak ada lagi tafsir tunggal terhadap nilai-nilai Pancasila yang telah disepakati para pendiri bangsa.

"Pancasila sudah final, namun kegiatan pembinaannya harus dilakukan secara berkesinambungan," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya