Berita

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon/Net

Politik

Ungkit Survei Denny JA Covid-19 Selesai Juni, Jansen Sitindaon: Sekarang Sudah Juli

RABU, 08 JULI 2020 | 20:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil riset lembaga survei LSI Denny JA terkait wabah virus corona kembali disinggung Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

Melalui akun Twitter pribadinya, Jansen menautkan pemberitaan salah satu media daring soal survei LSI Denny JA berjudul 'Riset LSI Denny JA: Wabah Corona Indonesia Selesai Juni 2020 '.

"Sekarang sudah bulan Juli," kata Jansen, Rabu (8/7).


Dalam isi berita yang ditautkan Jansen, setidaknya ada tiga kesimpulan riset. Pertama, 99 persen kasus virus corona selesai sebelum vaksin ditemukan. Di mana disebutkan, bulan Juli-September orang yang terpapar Covid-19 tetap ada namun grafiknya menurun.

Kedua, Indonesia masuk Kategori B atau negara menengah dari sisi kecepatan penyelesaian Covid-19. 99 Covid-19 di Tanah Air pun diprediksi selesai Juni 2020. Sedangkan China, Korea Selatan, Jerman, Inggris, Malaysia, dan Amerika Serikat masuk kategori A dengan penanganan Covid-19 paling lama akhir Mei 2020.

Kemudian kesimpulan ketiga, dunia termasuk Indonesia akan terbebas Covid-19 100 persen ketika vaksin ditemukan. Rentang waktu penemuan virus sekitar Mei-Juli 2021.

Oleh karenanya, Jansen pun mengkritisi lembaga survei di mana pasien Covid-19 di Indonesia masih bertambah. Bahkan untuk hari ini, jumlah pasien tambahan mencapai rekor baru, yakni tembus 1.853 orang dalam sehari.

"Inilah bukti akibat terlalu berani menggunakan riset sebagai alat kampanye PR. Semoga ini jadi pelajaran bagi lembaga survey lain," tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya