Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

Cak Imin Sempat Berkelakar Dorong AHY Gabung Kabinet Malah Gerindra Yang Masuk

RABU, 08 JULI 2020 | 17:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke kantor DPP PKB disambut hangat oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan jajaran pengurus terasnya.

Tak jarang kelakar dan kenangan politik masa lalu jadi bahan perbincangan.

Informasi yang didapat Kantor Berita Politik RMOL, Cak Imin sempat menyampaikan bahwa dirinya turut mendorong putra sulung SBY agar masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.


Dalam suasana penuh kelakar, dibahas dalam pertemuan itu AHY tidak jadi masuk kabinet dan justru Gerindra yang mendapatkan jatah kursi kabinet.

Menanggapi kelakar itu, Ketua DPP PKB Ahmad Iman Syukri menegaskan bahwa pernyataan Cak Imin tersebut memang sempat terlontar saat pertemuan dengan AHY.

Gus Ami, sapaan baru Cak Imin, memang mendorong AHY masuk ke dalam pemerintahan Jokowi periode kedua ini.

“Iya, kan pernah ditanya waktu itu, gimana kalau AHY masuk, ya lebih bagus. Terus kan yang belum masuk ke kabinet itu kan Demokrat, sama PAN. Kalau PKS kan sudah oposisi sejak awal itu kita serahkan ke presiden lah,” ujar Syukri di kantor DPP PKB.

Dia menambahkan dengan banyaknya partai yang masuk ke dalam jajaran pemerintahan, maka akan semakin kuat koalisi pemerintahan. Apalagi, filosofi bangsa Indonesia adalah gotong royong.

“Demokrasi kita bukan demokrasi liberal, tapi demokrasi gotong royong, karena itu semakin banyak membantu pemerintahan akan semakin baik. Prinsipnya begitu,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya