Berita

Cak Imin saat memberikan plakat PKB untuk Ketum Demokrat AHY/RMOL

Politik

Disambangi AHY, Cak Imin Kenang Kebersamaan Demokrat-PKB Sejak Zaman SBY

RABU, 08 JULI 2020 | 15:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono beserta rombongan melakukan safari politik ke kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (8/7).

Dalam kunjungannya, AHY disambut hangat oleh jajaran DPP PKB beberapa di antaranya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen Hasanuddin Wahid, Jazilul Fawaid dan lainnya.

Kedua petinggi partai itu melakukan pertemuan kurang lebih sekitar 1,5 jam, adapun pembahasan keduanya mengenai pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.


“Terimakasih kepada Mas AHY beserta seluruh jajaran DPP Demokrat, yang bersilaturahmi ke Kantor DPP PKB, kami sangat senang, kami sangat bangga atas kunjungan ini,” ujar Cak Imin di lokasi, Rabu (8/7).

Dia mengatakan, Partai Demokrat dan PKB merupakan dua partai yang kerap bekerjasama di bidang politik.

“Partai Demokrat dan PKB adalah dua partai yang sudah sejak lama bekerja sama, selama 10 tahun di zaman pak presiden SBY di parlemen sejak lahir partai Demokrat dan PKB bareng-bareng,” katanya.

Adanya pertemuan ini, kata Cak Imin, merupakan momentum kedua partai untuk saling menjaga kebersamaan di tengah situasi krisis pandemik virus corona baru (Covid-19) ini.

“Selain silaturahmi kebersamaan ini, kita harapkan bisa produktif lagi menghadapi tantangan musibah pandemik covid, tantangan-tantangan ekonomi masional, semakin berat menghadapi ancaman krisis,” bebernya.

Selain itu, Cak Imin juga menyinggung perihal kerjasama politik antara PKB dan Demokrat dalam Pilkada 2020.

“Kita bersepakat untuk kerjasama lagi di bidang pemilihan kepala daerah, Pilkada. Dan ketiga tentu di parlemen di DPR kita akan terus lebih produktif lagi mengabdi menghasilkan produk-produk DPR yang dibutuhkan masyarakat,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya