Berita

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menerima bantuan dari Pemerintah Guangzhou, China/Ist

Nusantara

Tak Cuma Dalam Negeri, Surabaya Disokong Bantuan China Hadapi Covid-19

SELASA, 07 JULI 2020 | 22:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Berbagai bantuan untuk penanganan Covid-19 terus mengalir kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Bantuan itu tidak hanya berasal dari dalam negeri, namun juga ada bantuan yang berasal dari luar negeri.

Salah satu bantuan dari luar negeri itu adalah bantuan masker sebanyak 40 ribu pacs dari Pemerintah Guangzhou, China dan UCLG ASPAC.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, bantuan itu diserahkan oleh Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya, Mr. Gu Jingqi dan diterima langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/7).


Mr. Gu Jingqi menjelaskan, bantuan 40 ribu pacs itu berasal dari Pemerintah Guangzhou. Bahkan, ia juga menunjukkan sebuah tulisan di kardus masker itu yang menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari Guangzhou, China dan UCLG ASPAC.

“Donated to Surabaya by Guangzhou, China & UCLG ASPAC,” demikian kalimat di kardus itu yang ditunjukkan kepada Walikota Risma.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memastikan akan siap membantu Pemkot Surabaya bila ke depan membutuhkan bantuan. Sebab, selama ini antara Pemkot Surabaya dengan Guangzhou di Tiongkok sudah lama menjalin kerja sama sister city.

“Mari kita terus bekerjasama seperti sister city kita selama ini. Bekerja sama melawan Covid-19,” kata dia.

Tak hanya itu, ia juga mendoakan Risma dan warga Kota Surabaya sehat selalu dan cepat terhindar dari Covid-19 ini.  “Semoga Ibu dan warga Surabaya semuanya, selalu sehat,” imbuhnya.

Sementara itu, Risma berkali-kali mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Pemkot Surabaya. Ia pun mendoakan semoga Tuhan yang membalasnya.

“Terima kasih banyak, terima kasih,” kata Walikota Risma.

Setelah menerima bantuan itu, ia langsung meminta staf-stafnya untuk membongkar kardus masker itu dan membaginya ke beberapa kardus lain. “Nanti langsung didistribusikan,” tegasnya.

Kerja sama sister city antara Kota Surabaya dan Guangzhou di Tiongkok telah dimulai sejak tahun 2005. Berbagai bidang dijajaki dalam kerja sama tersebut, antara lain ekonomi dan perdagangan, kesehatan, hingga yang terbaru adalah transportasi dan lingkungan hidup. Kota lain dari Tiongkok yang melakukan kerja sama adalah Kota Kunming dan Xiamen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya